Amankan Demo Uighur, Polisi Turunkan 4 Water Canon, 3 Barakuda, Hingga Gas Air Mata

Polisi menyatakan bagian dari standar pengamananan Kedutaan

Indonesiainside.id, Jakarta — Ratusan ummat Islam dari berbagai elemen mendemo Kedutaan Besar Cina di Kuningan, Jakarya Selatan terkait dugaan pelanggaran HAM pemerintah Cina kepada Etnis Uighur di Xinjiang.

Aparat melakukan pengamanan ketat. Sedikitnya, 800 personel gabungan TNI dan Polisi melalukan penjagaan di kedubes dan area sekitarnya.

“Kami turunkan 800 personil didukung peralatan taktis, termasuk kawat pagar karena standarisasi pengamanan kedutaan seperti ini,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar di lokasi, Jumat (21/12).

Pantauan di lapangan, polisi mengerahkan empat unit water canon, tiga kendaraan taktis barakuda, gas air mata, ratusan tameng penghalau massa, anjing penjaga lacak, dan memasang pagar kawat berduri. Kawat berduri di pasang di depan Kedutaan yang berlokasi di Jalan Mega Kuningan, Setia Budi.

“Kami mempersilakan, tapi kami ingatkan penyampaian aspirasi harus dilakukan dengan santun, tidak kontra ptoduktif sehingga pesannnya sampai,” tutur Indra.

Selepas Jumat’an, ratusan massa yang mengklaim dirinya dari Persaudaraan Alumni 212 berdemo di depan Kedutaan Besar Cina di Kuningan Jakarta Selatan. Mereka mengecam dugaan pelanggaran HAM terhadap Etnis Uighur di Xinjiang.

Mereka membawa sepanduk kecaman terhadap Pemerintah Cina, bendera berkalimat tauhid, dan pamflet-pamflet yang menyuarakan kepedulian terhadap Etnis Uighur.

(Suandri Ansah)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here