Polisi Seharusnya Segera Periksa Ali Ngabalin

Kuasa Hukum Ketua Umum Pimpinan Pusat Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (PP Bakomubin) Pitra Romadoni Nasution dan Sekjen Bakomubin Abdurrahman Tardjo mendatangi kembali Badan Reserse Kriminal Polri, Kamis (20/12) guna menanyakan tindaklanjut dari pelaporannya pada 4 Desember 2018. Foto: Ahmad Z.R.

Hingga kini polisi belum juga memeriksa Ali Mochtar Ngabalin sebagai terlapor dalam kasus mengaku sebagai Ketua Umum Bakomubin.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kuasa Hukum Ketua Umum Pimpinan Pusat Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (PP Bakomubin) Pitra Romadoni Nasution mendatangi kembali Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) guna menanyakan tindaklanjut dari pelaporannya pada 4 Desember 2018.

Pasalnya, terlapor Ali Mochtar Ngabalin yang selalu mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum PP Bakomubin, belum juga diperiksa polisi. Sementara terlapor masih saja menggunakan identitas sebagai Ketum Bakomubin dalam sebuah kuliah umum bersama Guru Besar UIN Jakarta Azyumardi Azra di Masjid Cut Mutia, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pitra mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan respon dari Bareskrim Mabes Polri yang tidak segera memproses laporannya. Dalam kunjungannya ke Bareskrim, Pitra bersama Sekjen Bakomubin diarahkan untuk menemui Direktorat Analisis Kebijakan (Anjak) dan Direktorat Siber di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Ali Mochtar Ngabalin terus melakukan pembohongan publik dengan mencatut nama sebagai Ketua Bakomubin. Padahal, Ketua Umum Bakomubin sebenarnya adalah Kyai Tatang Nasir. Kami menyesalkan kenapa sampai hari ini tidak ada laporan dari Anjak kepada pelapor,” ujar Pitra di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (20/12).

Sebelumnya, Ali Ngabalin dilaporkan dengan UU Nomor 1 Tahun 1946, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan pasal tersebut, kata Pitra, seharusnya Ali Ngabalin ditangkap.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here