Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, BNPB Libatkan Perempuan

Ditargetkan 50.000 kaum perempuan ikut berpartisipasi pada Hari Kesiapsiagaan Bencana pada 2019.

Indonesiainside.id, Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggandeng kalangan perempuan terutama ibu-ibu untuk meningkatkan kesiapsiagaan sehingga bisa mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa saat terjadi bencana.

“BNPB terus berupaya membangun kesiapsiagaan perempuan terhadap bencana karena perempuan merupakan ujung tombak dalam keluarga,” kata Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BNPB, B Wisnu Widjaya di Jakarta, Jumat.

Pada kick off program Hari Kesiapsiagaan Bencana dalam memperingati Hari Ibu itu, Wisnu mengatakan, perempuan dan anak 14 kali berisiko lebih tinggi menjadi korban bencana dibandingkan pria dewasa.

“Sebenarnya perempuan cukup tangguh dalam menghadapi bencana jika sendiri sebagai individu tanpa tanggungan seperti anak dan keluarga,” katanya.

Namun menurutnya hal tersebut merupakan kodrat perempuan untuk selalu ingin melindungi keluarga dan anak-anaknya sehingga terkadang mengabaikan keselamatan jiwanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika ibu-ibu sudah mempunyai pemahaman dan kesadaran tentang ancaman bencana maka saat terjadi bencana tidak perlu lagi menunggu pertolongan tapi bisa menyelamatkan diri sendiri dan keluarga.

BNPB juga sudah membuat berbagai program kesiapsiagaan seperti pemetaan risiko, penguatan kelembagaan, kota tangguh dan desa tangguh, berbagai gerakan termasuk gerakan perempuan siaga bencana.

Karena itu BNPB menggandeng kaum perempuan dan para ibu untuk ikut berpartisipasi pada Hari Kesiapsiagaan Bencana pada 2019 dengan target 50.000 partisipan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here