Berkarya: Wajar Masyarakat Merindukan Zaman Soeharto

Di mata politisi Partai Berkarya, kondisi sekarang bukan membaik malah lebih sulit dibandingkan era Soeharto. Sulitnya mencari lapangan pekerjaan, harga kebutuhan yang terus naik serta disparitas masyarakat, membuat masyarakat menginginkan pemimpin seperti Soeharto.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kerinduan masyarakat terhadap kepemimpinan di zaman Soeharto tak bisa dibendung. Seperti pasien yang sedang sakit, tentu menginginkan kondisinya membaik seperti sedia kala.

Kesulitan ekonomi, naiknya harga kebutuhan pokok, terus merangkaknya tarif listrik dan deretan beban ekonomi lain sangat dirasakan khususnya oleh kaum ibu.

Tak ayal, mendambakan pemimpin yang memiliki karakter dan gaya leadership seperti Soeharto merupakan harapan sebagai alternatif pada pemilu 2019 mendatang.

Hal itu dibenarkan Anggota Mahkamah Partai Berkarya Erwin Kallo. Menurutnya, fenomena tersebut merupakan hal yang wajar karena masyarakat tidak merasakan perubahan yang signifikan terutama di pemerintahan sekarang.

“Iya memang masyarakat sudah punya perbandingan bahwa perjalanan pasca reformasi ternyata tidak lebih baik. Bahkan lebih susah dari segala aspek. Itu fakta yang sukar dibantah, jadi wajar jika masyarakat rindu era Pak Harto,” tuturnya di Jakarta, Ahad (23/12).

Sebelumnya, Siti Hardiyanti Rukmana yang akrab disapa Mbak Tutut silaturahmi dengan Majelis Taklim Faqihatuddin di bilangan Kebayoran, Jakarta Selatan.

Menjawab keresahan jamaah, Mbak Tutut mengungkapkan bahwa sosok seperti Soeharto saat ini ada pada diri Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02. Mbak Tutut juga mengajak jamaah mendukung dan mendoakan perjuangan partainya, Partai Berkarya, dalam Pemilu mendatang.

Erwin Kallo menilai, tampilnya Mbak Tutut memberi nilai positif bagi Partai Berkarya dan paslon 02.

“Iya, usai acara tersebut jelas tambah baik elektabilitas Partai Berkarya dan paslonnya (Prabowo-Sandi). Karena bagaimanapun Bu Tutut sangat mengakar di masyarakat. Di antara Ormas yang beliau pimpin dulu, seperti kirab remaja dan GNOT. Mereka yang aktif pasti ingat figur beliau,” katanya.

(Ahmad Z.R)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here