Duka Cita Paslon 02 Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Prabowo yang tengah berada di Solo, Jawa Tengah, menyatakan duka-cita mendalam atas bencana tsunami Selat Sunda yang menelan korban jiwa dan harta benda. Foto : Istimewa.

Pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya bagi korban tsunami Selat Sunda.

Indonesiainside.id, Jakarta —¬†Prabowo menyatakan duka mendalam sangat dirasakannya melihat dampak tsunami Selat Sunda yang menelan korban jiwa dan harta- benda. Beberapa temannya turut menjadi korban tsunami semalam yang diakibatkan erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang tinggi tersebut.

“Kita sangat kaget, sangat prihatin. Di situ ada beberapa kenalan saya, ada beberapa anggota Gerindra juga. Kita ucapkan belasungkawa atas peristiwa tadi,” kata Prabowo di Solo, Minggu (23/12).

Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, secara pribadi dirinya mendoakan agar bencana atau tsunami susulan tidak terjadi lagi di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita harus lebih waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan tsunami susulan,” ucap Prabowo.

Terpisah, Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno mengucapkan duka cita serupa. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu berdoa agar bangsa Indonesia diberi kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Sandi juga berdoa agar keluarga yang terdampak musibah tsunami diberi ketabahan dan ketegaran.

“Semoga kita semua diberi kekuatan menghadapi cobaan ini dan semoga keluarga yang sekarang terdampak musibah diberi ketabahan dan ketegaran,” kata Sandiaga.

Sandi pun mengajak semua pihak bergandengan tangan mendukung aparat pemerintah yang kini melakukan tanggap darurat pasca tsunami.

“Mari kita dukung aparat pemerintah dalam pemulihan pasca tsunami,” kata Sandiaga.

Bencana tsunami terjadi di wilayah pantai Selat Sunda, di antaranya pantai di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan. Tsunami terjadi pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, sekitar pukul 21:27 WIB.

Hingga pukul 07:00 WIB hari ini, Minggu, 23 Desember 2018, jumlah korban dari bencana tsunami di Selat Sunda tercatat sebanyak 43 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka, dan 2 orang hilang. Sementara Kerugian fisik meliputi 430 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, 10 kapal rusak berat, dan puluhan lainnya mengalami kerusakan.

Penanganan darurat terus dilakukan. Sementara status tanggap darurat dan struktur organisasi tanggap darurat, pendirian posko, dapur umum, dan lainnya masih disiapkan. Alat berat juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan perbaikan darurat.

(Rengga Permana)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here