Evakuasi Korban, FPI Banten Turunkan 3.000 Personel

Relawan FPI membantu korban tsunami Banten

Seperti biasa Front Pembela Islam (FPI) menerjunkan laskarnya untuk membantu korban bencana Tsunami Banten. Bencana alam merupakan peringatan Alloh Taala agar manusia bertobat.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kesiapsiagaan dan militansi relawan dalam menanggulangi dampak bencana menjadi kunci. Seperti yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) Banten dalam menolong korban tsunami yang terjadi di Selat Sunda.

Ketua Umum FPI Kyai Shabri Lubis menuturkan, FPI Banten sejak awal langsung terjun ke lokasi bencana untuk evakuasi korban dan membuka posko-posko kemanusiaan.

“Iya memang relawan FPI di Banten mereka penduduk setempat. Kita prioritaskan anggota FPI Banten, kurang lebih ada 3.000 orang yang diterjunkan untuk menyisir lokasi,” ujarnya kepada Indonesiainside.id, saat dihubungi, Senin (24/12).

Kyai Shabri menjelaskan, pihaknya menyiapkan posko di setiap kelurahan dan kecamatan sepanjang pantai Tanjung Lesung guna memudahkan evakuasi para korban. Ia bersyukur hingga saat ini tidak ada anggota FPI yang menjadi korban tsunami.

“Namun kita semua tetap waspada. Ketika ada alarm tsunami yang kedua ini, mereka langsung lari ke atas ke gunung. Kewaspadaannya cukup tinggi,” katanya.

Sesuai arahan Imam Besar Habib Rizieq Shihab dari Makkah, seluruh anggota FPI Banten dan FPI dari seluruh wilayah Indonesia untuk memberikan logistik dan dana untuk disalurkan kepada korban di Banten dan juga Lampung.

“FPI Lampung juga membuka posko-posko. Lampung kena dampak tsunami juga besar. FPI di Lampung juga turun seperti di Banten,” katanya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here