Terdampak Tsunami Kecamatan Sumur Sudah Bisa Diakses

Sebanyak 187 personil dan alat berat dikerahkan untuk memulihkan jaringan PLN yang rusak.

Indonesiainside.id, Jakarta — Tim SAR gabungan pada hari ketiga evakusi terdampak tsunami di Banten, Selasa (25/12) terus melakukan penyisiran dan penyelamatan korban hilang.

Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo mengungkapkan, beberapa daerah yang sebelumnya sulit dijangkau kini sudah dapat diakses, seperti di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Kabupaten ini merupakan daerah terdampak yang paling parah kerusakannya. Daerah ini termasuk kawasan wisata pantai dengan fasilitas hotel dan vila yang banyak berderet di sepanjang pantai.

Sebelumnua, Tim SAR sempag kesulitan mengevakuasi karena kerusakan jalan dan jembatan. Kini, petugas dan alat berat sudah mulai beroperasi di Sumur.

“Tercatat 36 orang meninggal dunia dan 476 orang luka di Sumur. Evakuasi dilanjutkan pagi ini,” ujar Sutopo dalam keterangan persnya.

Sejauh ini, kondisi listrik sebagian masih padam. Sebanyak 125 unit gardu masih belum beroperasi.

Sutopo mengungkapkan, relawan sempat melakukan perbaikan, tetapi belum optimal karena adanya isu tsunami susulan.

Sebanyak 187 personil dan alat berat dikerahkan untuk memulihkan jaringan PLN yang rusak. Semula ada 150 unit gardu yang padam.

(Suandri Ansah)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here