Akankah Kepolisian Memproses Kapitra Ampera?

Humas Relawan Nasional Prabowo-Sandi Erra Maniara (tengah) di Bareskrim, Jakarta, Selasa (25/12). Foto: Ahmad Z.R.

Tindakan Kapitra diduga telah melanggar Pasal 182 KUHP dan atau Pasal 29 Jo Pasal 45 ayat 3 UU ITE.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kuasa hukum Eggi Sudjana, Dedy Suhardadi berharap kepolisian segera memproses, menangkap dan menahan Kapitra Ampera jika terbukti melanggar hukum.

Kapitra dilaporkan dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 29 Jo Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 55 KUHP. Melalui rekannya, Kapitra menyampaikan akan melakukan teror kepada Eggi Sudjana.

“Ini negara hukum. Kami menuntut hak yang sama kepada kepolisian. Sebab, Habib Bahar bin Smith langsung ditahan. Semua warga negara Indonesia sama di mata hukum,” ujarnya di Bareskrim, Jakarta, Selasa (25/12).

Dalam kesempatan sama, Humas Relawan Nasional Prabowo-Sandi Erra Maniara heran atas ulah dan tingkah PDI-P yang seringkali membuat kehebohan. Karenanya, ia berharap polisi dapat bertindak adil meskipun pelakunya dari partai petahana.

“Ayo dong sambut pemilu ini dengan sejuk, santun dan damai karena ini memberikan contoh tidak baik dan masyarakat menjadi tidak nyaman. Saya harap Polri bersikap seadil-adilnya walaupun diduga pelakunya dari kader PDI-P,”ujarnya.

Senada, Ketua Umum Angkatan Perdamaian Indonesia Raya (AKPIRA) Kiky menuturkan, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya tanpa pandang bulu dan keberpihakan.

“Kepada Bareskrim segera diproses orang yang meneror Bang Eggi Sudjana. Jangan berpihak sebelah karena negara Indonesia negara hukum, bukan negara kekuasaan. Saya tunggu prosesnya dengan seadil-adilnya,” tandasnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here