Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda 430 Orang

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (26/12). Foto : Rengga Permana

Jumlah korban meninggal tsunami Selat Sunda bertambah. Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tambahan ribuan pengungsi hari ini.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut 400 lebih korban meninggal telah ditemukan. Data tersebut dikatakan naik turun, sebelum dikroscek ke tim SAR gabungan yang melakukan evakuasi.

“Hari ini tercatat total korban meninggal 430 orang, 1.495 korban luka, 159 belum ditemukan dan 21.991 mengungsi,” ujar Sutopo di kantor BNPB, Jakarta, Rabu (26/12).

Jumlah korban meninggal, kata dia, tak berbeda jauh dari sebelumnya yakni 429 orang. Namun ada yang berbeda dari segi pengungsi. Banyak masyarakat yang terdata mengungsi lantaran tim SAR gabungan baru menyisir lokasi yang sebelumnya terisolasi.

Sebelumnya, kata dia, jumlah pengungsi sekitar 17.400 orang saja. “Ini data sementara, diperkirakan besok akan bertambah, karena tim SAR saat ini fokus mencari, terutama di bagian selatan Pandeglang,” kata dia.

Sutopo menyebut lokasi selatan di Pandeglang yakni Kecamatan Sumur. Saat ini, pihaknya fokus menyisir daerah itu karena jarak tempuhnya cenderung jauh dari Kabupaten Pandeglang.

Menurutnya, perlu tiga jam waktu tempuh normal, sementara saat ini banyak hambatan yakni kemacetan dan jalanan rusak. “Jadi bisa lebih dari waktu tempuh biasa,” tandas Sutopo.

Ia menyebut tim SAR gabungan juga mengerahkan kekuatan dari udara dan laut. Ada helikopter, kapal patroli hingga KRI yang dikerahkan untuk menyisir keberadaan korban.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here