PLN Nyatakan 95 Persen Listrik Sudah Menyala di Banten

Sejumlah pekerja PT PLN membetulkan jaringan listrik yang terputus akibat dihantam gelombang tsunami di Kawasan Wisata Carita, Pandeglang, Banten. Foto: Antara

Petugas gabungan mengupayakan untuk membangun tiang listrik tertanam kembali dan menarik jaringan

Indonesiainside.id, Banten — Guna mempercepat pemulihan infrastruktur kelistrikan terdampak tsunami Selat Sunda. Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerjunkan 200 personel di Banten dan 40 personel di Lampung.

Sebanyak 238 gardu distribusi dari 248 gardu telah menyala di Banten dan 10 gardu dilistriki dengan genset PLN. Sebanyak 47 tiang sudah tertanam dari 50 tiang yang sebelumnya roboh atau patah.

“Petugas gabungan juga mengupayakan untuk membangun tiang listrik tertanam kembali dan menarik jaringan,” ujar Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/12) malam.

Sejak kemarin (25/12), petugas gabungan PLN terus mengupayakan pemulihan listrik di Kampung Kalicaah, Pandeglang yang masih belum teraliri listrik. Namun, pekerjaan belum dapat dilanjutkan karena kondisi ombak pasang disertai cuaca hujan deras.

Di Lampung, 20 gardu distribusi dari 22 gardu berhasil dinyalakan. Pararel PLN juga tengah memperbaiki 12 tiang baik yang roboh maupun patah akibat terjangan tsunami.

PLN juga fokus menyalurkan bantuan kemanusiaan, khususnya daerah yang terisolasi atau yang belum terjamah bantuan. Kemarin, Tim Gabungan YBM PLN dan PLN Peduli (CSR PLN) menyalurkan bantuan ke Kampung Ketapang, Ciputih, Tenjohalang Timur, Bonghas serta Pulau Sebesi, Lampung.

“Adapun bantuan yang dikirimkan berupa kebutuhan sembako, makanan bayi, pakaian, peralatan mandi, popok, pembalut, obat-obatan, terpal, tenda, gas dan air,” papar Suprateka.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here