Pusat Kajian Maritim Minta Pemerintah Intensifkan Pelatihan Prabencana

Pemerintah juga didorong agar dapat memperbaiki sarana pencegahan dampak bencana

Indonesiainside.id, Jakarta — Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan meminta pemerintah lebih mengintesifkan penyuluhan kesiapan bencana.

Pemerintah didorong memberikan pendidikan dan pelatihan terkait dengan dinamika kelautan di Tanah Air dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana tsunami.

“Dekatkan materi ajar pendidikan dengan dinamika kelautan dan perikanan setempat,” kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim.

Halim menjelaskan, peningkatan pendidikan dinamika kelautan secara intensif itu juga termasuk di dalam potensi bencana yang bakal terjadi dan bagaimana hidup harmonis dengan semesta.

Dia juga menginginkan agar pemerintah dapat memperbaiki sarana pencegahan dampak bencana. Caranya, dengan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan tanggap bencana kepada masyarakat.

Dia juga meminta agar solusi yang diterapkan bersifat menyeluruh, mulai dari pendidikan, penguatan sosial-kemasyarakatan, dan pemanfaatan teknologi untuk tanggap bencana.

Sebelumnya, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan penanganan pascabencana gelombang tsunami di Perairan Selat Sunda ditangani satu pintu guna kemudahan dan kelancaran.”Semua penanganan bencana alam itu melalui TNI,” kata Irna Narulita.

Pemerintah daerah terus memperhatikan para korban bencana tsunami agar mereka tidak mengalami kerawanan pangan maupun penyakit menular.

(Suandri Ansah/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here