Sandiaga: Ada yang Salah di Pengelolaan Komoditas

Sandiaga Uno saat berdiskusi dengan warga Desa Trangsan, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (28/12). Foto : Istimewa

Sandiaga Uno menerima berbagai keluhan dari petani dan pengusaha komoditas. Sebab kekayaan Indonesia, dari suburnya tanah dan beragam komoditas yang dimiliki, tak linier dengan kesejahteraan rakyat.

Indonesiainside.id, Sukoharjo — Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berdiskusi dengan warga di Desa Trangsan, Gatak Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (28/12). Dalam kesempatan itu, ia menemukan keluhan yang sama dari para petani di sana.

“Hampir di seluruh Indonesia, semua masyarakat mengeluh. Dari petani tebu hingga padi. Dari Petani Kakao hingga sayur-mayur. Mereka merasa pemerintah tidak hadir,” ujar Sandi saat berdiskusi.

Sandi yang sudah bersosialisasi ke 950 titik hampir di seluruh pelosok negeri ini, melihat masalah serupa. Menurut Sandi ada yang salah dalam pengelolaan negara, sehingga negara yang kaya ini tidak mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Kehidupan justru semakin sulit.

Semua peserta diskusi menjawab naik setiap kali Sandi bertanya soal harga-harga bahan kebutuhan pokok. “Listrik naik atau turun? Harga-harga naik atau turun? BBM naik atau turun? Naik atau naik banget?” tanya Sandi, yang dijawab warga: “Naik banget!”.

Sandi berjanji, jika dirinya bersama Prabowo Subianto dipercaya melayani masyarakat Indonesia tahun 2019, akan menciptakan dan menyediakan lapangan kerja, juga harga-harga stabil serta terjangkau.

(Rengga Permana)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here