Ini Pesan Muzammil Hasballah Ke Generasi Muda

Dalam konteks keindonesiaan, ia mengingatkan ulama untuk berhati-hati dalam mereduksi perpecahan umat karena perbedaan cara pandang terkait tahun baru.

Indonesiainside.id, Jakarta — Dalam rangka memanfaatkan hari libur di penghujung tahun 2018, Republika menyelenggarakan berbagai kegiatan yang tertampung dalam Festival Republika 2018. Puncak dari acara tersebut adalah Dzikir Nasional dan Parade Tausiyah di Masjid At-Tin, Taman Mini, Jakarta Timur.

Acara diawali dengan Shalat Maghrib berjamaah. Rencananya, Qari populer Muzammil Hasballah akan memimpin Shalat Maghrib ini. “Insya Allah saya diberikan menjadi imam dan mengisi tausiyah sambil menunggu waktu Isya,” ujarnya kepada Indonesiainside.id, Senin (31/12).

Kepada generasi muda, ia menyarankan agar tidak berlebihan dalam penghujung tahun. Sebab, kata dia, budaya tersebut bukan berasal dari agama Islam dan umat Islam dilarang untuk tasyabbuh (mengikuti budaya umat lain).

“Kebetulan besok hari libur, jadi kita isi malam ini dengan tausiyah. Jadi bukan dalam rangka pergantian tahunnya supaya kita tidak salah kaprah. Karena peringatan tahun baru ini bukan bagian dari aqidah kita. Jadi, kita harus hati-hati,” saran da’i muda tersebut.

Dalam konteks keindonesiaan, ia mengingatkan ulama untuk berhati-hati dalam mereduksi perpecahan umat karena perbedaan cara pandang terkait tahun baru.

“Sebagai umat muslim harus mampu mengamalkan Al-Quran dan Assunnah semampu kita. Menegakkan syariat mulai dari diri kita pribadi, keluarga dan masyarakat sekitar. Ulama dan umara bersinergi, umat mendukung, makan Insya Allah akan tercipta baldatun thayyibatun wa rabbun gafuur,” tandasnya.

Rencananya, berbagai Asatidz akan hadir. Di antaranya Ustaz Arifin Ilham, Kepala Lajnah Alquran Kemenag Ustaz Muchlis Hanafi, Ketua Komisi Dakwah MUI, Ustaz Cholil Nafis, KH Tengku Zulkarnain, dan Mendikbud Muhadjir Effendy.

(Ahmad Z.R.)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here