Muzammil Kenalkan Beberapa Langgam Alquran

Para jamaah sangat antusias dalam mendengarkan tausiyah dan berbagai lagu dalam seni membaca Alquran yang disampaikan oleh Muzammil Hasballah. Foto: Ahmad Z.R.

Para jamaah sangat antusias dalam mendengarkan tausiyah dan berbagai lagu dalam seni membaca Al-Quran.

Indonesiainside.id, Jakarta — Qari populer Muzammil Hasballah didapuk menjadi pemateri tausiyah pertama dalam Dzikir Nasional dan Parade Tausiyah di Masjid At-Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Senin malam (31/12).

Mengawali tausiyah tersebut, ia tawadhu (merendahkan diri) dengan menyebut dirinya bukan seorang da’i, apalagi ulama. Menurutnya, tanggungjawab dakwah merupakan tugas semua muslim.

“Saya berdiri di depan bukan dalam rangka menggurui jamaah. Boleh jadi yang ada di depan saya agama dan ketaqwaannya lebih baik. Tapi apa boleh buat saya diberikan kesempatan dan Allah memberikan sedikit ilmu kepada saya,” ujar Muzammil.

Secara akademik, Muzammil merupakan seorang arsitek. Maka, siapapun yang menyampaikan nilai-nilai dakwah dalam berbagai aspek disebut da’i. Termasuk Qari yang menyampaikan ayat-ayat kauniyah dan ilahiyah melalui suara merdunya.

“Dalam Al-Quran Surat Al-Muzzammil, Allah menyampaikan untuk membaca Al-Quran dengan tartil. Maka, untuk dapat membaca secara tartil harus faham ilmu tajwid,” saran dia.

Selain itu, membaca Al-Quran dengan tartil dapat membawa yang membacanya untuk memahami isi Al-Quran. Ilmu yang mempelajari Al-Quran disebut ilmu tafsir. “Umat Islam wajib memahami Ilmu tafsir agar faham makna dan isi Al-Quran,” ujarnya.

Guna memperindah suara, Muzammil memperkenalkan berbagai irama merdu kepada para jamaah. Di-antaranya langgam Mujawwalah, Qori, Murottal, Alqurd (Qiraah Kurdi), Sika, dan Hijaz.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here