Momen Pergantian Tahun Kali ini Penuh Nuansa Religi

Para jamaah sangat antusias dalam mendengarkan tausiyah dan berbagai lagu dalam seni membaca Alquran yang disampaikan oleh Muzammil Hasballah. Foto: Ahmad Z.R.

Di penjuru Tanah Air, sebagian besar masyarakat merayakan momen pergantian tahun dengan menggelar dzikir bersama dan tabligh akbar. Semoga hal ini dapat terus berlanjut di masa datang.

Indonesiainside.id, Jakarta — Nuansa religi yang kental sungguh sangat mewarnai momen malam pergantian tahun di Tanah Air kali ini. Nyaris tak ada lagi perayaan meriah yang cenderung hura-hura, berpesta-pora dan membakar segerobak petasan. Sebagian besar masyarakat di penjuru Nusantara, dari Barat sampai ke Timur, justru seperti berlomba menggelar dzikir bersama dan tabligh akbar menyongsong tahun 2019.

Kondisi ini tak lepas dari bencana alam yang bertubi-tubi menimpa negeri ini, yang membangkitkan kesadaran dan empati mendalam. Tak mengherankan jika sejumlah kepala daerah sampai menerbitkan imbauan kepada warganya untuk tidak merayakan malam tahun baru , atau setidaknya imbauan agar warga tidak merayakannya secara berlebihan.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi, juga mengimbau masyarakat untuk menyambut pergantian tahun dengan semangat kesederhanaan. Bahkan dia berharap masyarakat menjadikan Tahun 2019 sebagai tahun kepedulian sosial untuk menggalang solidaritas nasional guna meringankan beban penderitaan korban bencana.

Zainut juga mengajak umat Islam untuk memperbanyak bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan karunia berupa umur panjang, kesehatan dan kemurahan rezeki. Untuk itu, hendaknya memperbanyak berdoa, berdzikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, khususnya berdoa untuk keselamatan bangsa dan negara dari berbagai musibah dan ancaman bencana yang melanda.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here