BNPB: Sukabumi Rawan Longsor

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Bencana longsor yang terjadi Sukabumi dianggap tak mengagetkan. Sebab di wilayah tersebut memang potensi longsor sangat tinggi.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, menyebut pihaknya telah memetakan kecamatan dengan potensi longsor di Sukabumi, Jawa Barat. Dari 2009 hingga 2018, ada 33 kecamatan yang rawan longsor.

“Lalu ada sekitar 8 kecamatan yang merupakan daerah yang berpotensi terjadinya longsor dan memicu banjir bandang,” ujar Sutopo di Graha BNPB, Jakarta Timur.

Menurutnya, banyak masyarakat di Sukabumi yang tak memahami hal tersebut. Terlebih soal langkah antisipatif dalam menyikapi bencana longsor.

“Menurut pengakuan (mereka) belum mendapat sosialisasi, belum mendapat pendidikan kebencanaan, belum mengetahui antisipasi apa yang dilakukan menghadapi longsor,” bebernya.

Untuk itu, Sutopo mengimbau pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, agar memperhatikan sosialisasi ini. Selain itu, Pemda juga diminta memperhatikan pengelolaan tata ruang.

Pasalnya, ia melihat pembangunan di Kabupaten Sukabumi kurang memperhatikan tata ruang. Dibuktikan dengan masih banyaknya pemukiman di kawasan rawan bencana.

Dalam sepuluh tahun terakhir, ada 132 longsor, 89 puting beliung dan 44 banjir di daerah tersebut. “Pemda harus tempatkan penataan ruang dengan perhatikan peta rawan bencana,” ujar Sutopo.

(Rengga Permana)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here