IKAMI: Petahana di Ambang Kekalahan

Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin. Foto: Antara

Faktor Cawapres KH Ma’ruf Amin yang digandeng Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang, dinilai justru menjadi bumerang dan melihatkan lemahnya manuver politik petahana. Mampukah Jokowi mendongkrak elektabilitasnya?

Indonesiainside.id, Jakarta – Cawapres KH Ma’ruf Amin dalam tayangan video menyatakan penyesalan memberi kesaksian di Pengadilan hingga Ahok dipenjara. Terpaksa oleh keadaan dan sudah minta maaf. Video tersebut viral dengan komentar beragam. Umumnya menyudutkan dan menyayangkan sikap sang Kyai.

Padahal baru dibuat tulisan panjang di Majalah Tempo bahwa KH Ma’ruf Amin itu nyatanya menjadi beban bagi pasangan Capresnya, Jokowi. Maksud meraih dukungan dari umat Islam malah dibanting-banting oleh umat Islam. Karena sebagai ulama nyatanya lemah dalam melakukan manuver politik. Memang bukan bidang dan keahlian KH Ma’ruf Amin.

Koordinator Ikatan Advokat Muslim Indonesia Jawa Barat (IKAMI Jabar) M Rizal Fadillah mengatakan, sejak awal dipilih untuk menjadi cawapres pasangan Jokowi sudah ramai komentar ketidaktepatan pilihan. Mahfud MD yang dinilai lebih layak, tersingkir oleh rayuan atau tekanan. Menurut dia, sosok tua Ketum MUI tidak fit untuk bertarung di kancah kompetisi politik yang keras.

“Keulamaannya terus merosot dalam pencitraannya. Orang menilai sebagai ulama yang tergoda kekuasaan dunia ia tidak mengukur pada kemampuan dan keahlian. Intinya pasangan petahana ini di ambang kebangkrutan suara dan kekalahan,” ujarnya kepada Indonesiainside.id, Kamis (3/1).

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here