Korban Meninggal Longsor Sukabumi Jadi 18

Upaya evakuasi korban longsor di Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Istimewa

Tim evakuasi bencana longsor di Sukabumi kembali menemukan korban meninggal. Total ada tiga jasad baru yang ditemukan hingga saat ini.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menyebut total korban meninggal dari bencana longsor di Kampung Adat, Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bertambah.

“Tercatat 64 orang selamat, 18 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat dan dirawat di RS Pelabuhan Ratu, dan 15 orang masih dalam pencarian,” kata Sutopo di Jakarta, Jumat (04/01/2019).

Data BNPB, kata Sutopo, mencatat jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak longsor adalah 29 KK dengan jumlah jiwa terdampak 100 orang. Sementara jumlah rumah rusak berat 29 unit.

Saat ini, ia menyebut, para pengungsi tinggal di rumah kerabat terdekatnya sehingga tidak memerlukan tenda pengungsi. Ada sebanyak 1.054 personil terlibat dalam penanganan darurat bencana longsor di Sukabumi. Personil ini berasal dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, kementerian/lembaga, Pemda, NGO, relawan dan masyarakat.

“Mereka bukan hanya tergabung dalam tim SAR gabungan, namun juga di dapur umum, pelayanan medis, penanganan logistik dan lainnya,” beber Sutopo.

Ada pun mengenai kendala evakuasi, ia menyebut masih sama dengan beberapa hari sebelumnya. Longsor susulan masih sering terjadi, ditambah hujan yang membuat tanah menjadi gembur dan kehilangan intensitas.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here