PA 212 Minta Wartawan Tak Khianati Kode Etik Jurnalistik

Slamet Maarif (kedua dari kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat Konferensi pers 212 Award. Foto: Suandri Ansah/Indonsiainside.id

PA 212 mengajak media apapun berjuang bersama gerakan 212

Indonesiainside.id, Jakarta — Persaudaraan Alumni (PA) 212 menghelat penganugerahan media bertajuk “212 Award” bagi sejumlah media yang dianggap berkontribusi menyukseskan rentetan aksi hingga reuni 212.

Penganugerahan digelar di Pusat Perfilaman Usmar Ismail di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1) malam.

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif lewat kesempatan ini mengajak insan media di Indonesia terus mendukung perjuangan gerakan 212.

“Kami ajak kawan semua menjadi bagian yang akan mencatat sejarah bangsa, menjadi saksi publikasi sejarah bangsa ini,” ujar Slamet saat jumpa pers.

Selain itu, penganugerahan ini juga merupakan upaya merawat iklim jurnalistik yang sehat. Slamet menekankan kepada insan media agar mematuhi dan merawat kode etik jurnalistik di setiap pemberitaannya.

“Sekaligus lewat acara ini, kami mengajak media apapun berjuang. Jangan takut, jangan jual kode etik jurnalistik karena anacaman apapun,” kata Slamet.

Dia mengungkapkan, umat Islam akan mendukung media yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Sekali lagi, ia berharap para jurnalis tak menjual marwah profesinya karena membuat berita yang tak sesuai fakta.

“Jangan dilangkahi, dikebiri, ditenggelamkan bahkan jangan pernah mengkhianati kode etik anda sendiri. Karena anda bisa hancurkan harga diri anda sebagai jurnalis,” katanya di hadapan para wartawan.

(Suandri Ansah)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here