Sikap Persis Dalam Pemilu 2019

Ketua Umum Persis, KH Aceng Zakaria. Foto: Persis.co.id

Persis mengeluarkan 10 sikap organisasi terkait dinamika Pemilu 2019.

Indonesiainside.id, Jakarta — Mencermati dinamika sosial politik umat Islam Indonesia dan warga Jamiyah Persatuan Islam (Persis) dalam menghadapi Pemilihan Umum 2019, Ketua Umum Persis KH Aceng Zakaria mengeluarkan 10 sikap organisasi.

Pertama, Persis memandang politik berikut seluruh prosesnya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam terutama dalam merealisasikan perintah berdakwah dan amar ma’ruf nahyi munkar yang salah satunya ditegakkan melalui kekuasaan politik.

“Oleh sebab itu, Pemilu sebagai mekanisme meraih kekuasaan politik secara legal dan sah mesti dipahami dan diposisikan sebagai ikhtiar dalam menegakan kedaulatan Allah yang dimandatkan kepada manusia untuk direalisasikannya melalui cara-cara musyawarah yang penuh hikmah,” kata Kyai Aceng, Jumat (4/1).

Beberapa butir sikap lainnya yang perlu dicermati, di antatanya,
Persis mendukung dan siap mengambil peran aktif dalam mensosialisasikan budaya berpolitik yang bersih, jujur, santun, dan saling menghormati dalam perbedaan serta mengedepankan keutuhan umat dan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Juga menolak politik yang hanya berorentasi pemenuhan hasrat kekuasaan sehingga menempuh cara-cara curang, transaksional, manipulatif, money politic, dan menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan, sebagaimana menolak politisasi agama dan simbol-simbol keagamaan untuk kepentingan syahwat politik yang justru jauh dari cita-cita agama itu sendiri.

Butir sikap berikutnya,
menolak stigmatisasi ekstrimis, radikal, intoleran, anti NKRI, anti Pancasila, anti kebhinekaan, dan sebagainya yang dituduhkan kepada sebagian kelompok tanpa bukti yang kuat, sehingga berdampak mendiskreditkan nama dan pemeluk agama tertentu.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here