Lieus Sungkharisma: Polisi Ojo Ngonolah

rumah aspirasi prabowo sandi
Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Lieus Sungkharisma (tengah). Foto: Ahmad Z.R/Indonesiainside.id

Oleh: Ahmad Z.R

Polri diminta bersikap netral, menghormati serta melindungi segenap warga negara Indonesia dalam melaksanakan kegiatan sosial dan politiknya.

Indonesiainside.id, Jakarta — Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi (Padi), Lieus Sungkharisma merasa gerah atas sikap aparat kepolisian yang tidak netral.

Hal itu, kata Lieus, terlihat dari arogansi aparat kepolisian terhadap kegiatan masyarakat dalam kelompok relawan pendukung pasangan Prabowo-Sandi di Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Kecintaan kita kepada kepolisian agar kepolisian berada di tengah (netral). Sebab yang kita ungkapkan adalah kebenaran,” ujar Lieus di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (7/1).

Belum lama ini terjadi hambatan oleh aparat kepolisian terhadap kegiatan sosial masyarakat di rumah Aspirasi Prabowo Sandi di Lombok yang dikelola Ormas Garuda Emas.

Karena itu, Lieus meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk bersikap netral, menghormati serta melindungi segenap warga negara Indonesia dalam melaksanakan kegiatan sosial dan politiknya.

“Polisi ojo ngono lah (jangan begitulah). Oknum yang nggak netral, ditindak. Saya dengan teman-teman memberikan peringatan keras. Kalau ada oknum, segera ditindak. Kalau tidak ditindak, berati ada perintah (dari atasan),” kata Lieus.

Ia juga meminta agar pimpinan Polri memberikan peringatan keras kepada aparat yang melakukan hambatan, gangguan dan intimidasi kepada masyarakat yang menggunakan hak berpolitiknya selama aspirasinya tidak terafiliasi dengan ideologi maupun partai politik terlarang mengacu pada TAP MPR RI No. XXV/1966.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here