BPN: Arya Sinulingga Harus Baca PKPU

Jubir BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman. Foto: Istimewa.

Oleh Ahmad Z.R

Debat capres merupakan aturan KPU yang tidak bisa diubah dan akan berdampak sanksi jika tidak diikuti oleh paslon.

Indonesiainside.id, Jakarta — Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga dianggap telah menyebarkan kebohongan publik dengan mengatakan bahwa Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi enggan mengikuti debat capres-cawapres yang sudah diagendakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Jubir BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman, Arya Sinulinggga sama sekali tidak pernah terlihat hadir saat rapat antara pihak KPU dan kedua pihak paslon.

“Saya tidak pernah lihat Arya di rapat tempo hari, tapi pernyataan beliau bikin saya bingung. Arya ini harus baca baik-baik PKPU Nomor 23 Tahun 2018 khususnya Pasal 48, 49, dan 50,” ujar Habiburokhman.

Habiburokhman menjelaskan, dalam pasal-pasal tersebut diatur bahwa debat capres merupakan aturan KPU yang tidak bisa diubah dan akan berdampak sanksi jika tidak diikuti oleh paslon.

“Mana mungkin kami menolak debat. Penyampaian visi dan misi yang awalnya diusulkan KPU juga penting untuk meningkatkan kualitas debat dan kami sangat setuju,” terangnya.

“Terlebih antusiasme masyarakat begitu tinggi menyambut penyampaian visi misi, makanya yang banyak protes, masyarakat. Paslon kami siap saja, ada penyampaian visi dan misi siap, tidak ada juga siap,” imbuh politisi Partai Gerindra tersebut. (TA)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here