Berkarya: Paparan Prabowo-Sandiaga Mampu Gaet Milenial

Politisi Partai Berkarya, Apni Yulia Sari. Foto: Istimewa.

Oleh Ahmad Z.R

Paparan paslon 02 diyakini mampu menjabarkan visi misi secara jelas dan dipahami oleh generasi milenial.

Indonesiainside.id, Jakarta — Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyelenggarakan debat perdana bagi capres-cawapres pada 17 Januari mendatang. Isu yang akan dibahas yakni seputar keamanan, terorisme, korupsi, dan penegakan HAM.

Politisi Partai Berkarya Apni Yulia Sari optimis paparan visi misi dari Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mampu menggaet suara milenial. Menurut dia, Prabowo-Sandi mampu menjabarkan visi misi secara jelas dan dipahami oleh generasi milenial.

“Saya yakin paparan visi misi dari Paslon 02 sangat menarik perhatian generasi milenial yang mampu berfikir secara kritis. Tidak ada kata-kata dari visi misi tersebut yang dikatakan menggantung,” ujar Apni di Jakarta, Rabu (9/1).

Menurut dia, indeks partisipasi politik generasi muda adalah tingginya kontribusi politik milenial dan kreativitas yang diberikan untuk kemajuan pembangunan Indonesia. Karena itu, ketepatan janji dan realisasi pemimpin atas janji politiknya merupakan hal yang penting untuk diwujudkan.

“Pada zaman now anak muda bukan hanya percaya pada janji, tapi juga pada bukti. Terlebih, faktor kepercayaan generasi milenial kepada pemimpin. Menurut saya itu yang terpenting, jika sudah tidak ada kepercayaan, maka sulit untuk memberikan harapan,” ujarnya.

Sementara, anggota Badan Nasional Pemenangan Prabowo-Sandiaga (BPN Padi) Yupen Hadi mengatakan pihaknya optimis dan siap dalam menghadapi debat perdana pada 17 Januari mendatang.

“Insya Allah siap tayang, siap saji dan siap tempur. Pak Prabowo sangat bersemangat. Beliau orang yang jago berpidato. Pak Sandi juga sudah keliling Indonesia. Tentu secara ilmu dan empirikal sudah teruji. Kami sangat siap,” ujarnya, mantap.

Untuk meraih suara milenial, Yupen menjelaskan bahwa Sandiaga akan fokus menggaet generasi tersebut. Meskipun, kata dia, milenial merupakan orang yang merdeka, sulit dipengaruhi dan memiliki preferensi sendiri.

“Nah, itulah Bang Sandi menanyakan kebutuhan mereka. Secara umum kan mereka ingin kesejahteraan dan lapangan pekerjaan, keinginan yang umum. Berbeda dengan emak-emak. Maka, kehadiran Pang Sandi dan Pak Prabowo adalah jawaban solutif yang dibutuhkan bangsa ini,” ujar dia.

Ia berharap partisipasi politik milenial meningkat dan mampu melihat visi-misi Prabowo-Sandiaga tersebut untuk kepentingan yang lebih maslahat.

“Pada pilpres kali ini milenial harus melibatkan dirinya secara langsung. Karena beberapa tahun ke depan keuntungan demografis ini harus menjadi kekuatan sosial. Semakin cepat anak muda terlibat dalam politik, maka semakin siap kita untuk menjadi negara maju,” ucapnya. (TA)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here