Politeknik BNPB, Sekolah Pencetak Ahli Bencana

Petugas BNPB mengevakuasi warga korban banjir. Foto: Antara

Oleh: Suandri Ansah

Politeknik BNPB akan menjadi sekolah pertama yang fokus pada pendidikan kebencanaan di Indonesia.

Indonesiainside.id, Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memandang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor penting dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Atas dasar tersebut, BNPB sejak tahun 2017 telah mempersiapkan pendirian sekolah tinggi pendidikan vokasi kebencanaan berbentuk Politeknik Penanggulangan Bencana.

BNPB telah berkordinasi dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk penyusunan kurikulum dan penyiapan teknis pendidikan.

“Politeknik Penanggulangan Bencana insya Allah sudah bisa dimulai pada tahun 2019 ini” ujar mantan Kepala BNPB Willem Rampangilei usai serah terima jabatan dengan Kepala BNPB baru di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (9/1).

Willem mengatakan, kampus Politeknik Penanggulangan Bencana berada satu lokasi dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BNPB di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Politeknik ini, kata Willem, menerapkan bentuk pendidikan berasrama sebagaimana yang diterapkan beberapa sekolah tinggi kedinasan di Indonesia.

“Kita mulai tahun ajaran 2019/2020, karena kita tahu petugas BNPB, BPBD berasal dari berbagai disiplin ilmu dengan latar belakang pendidikan berbeda,” kata Willem.

Menurur Willem, politeknik yang digagas BNPB ini akan menjadi sekolah pertama yang fokus pada pendidikan kebencanaan di Indonesia.

“Indonesia termasuk negara rawan bencana tapi belum punya sekolah semacam itu, karenanya pendirian politeknik jadi sangat penting. Jadi begitu lulus, lulusan siap pakai, siap guna,” katanya. (Kbb)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here