BPN: tak Masalah Perubahan Visi Misi tak Diakomodir

Anggota Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid. Foto: PKS Kota Tangerang

Oleh: Rengga Permana

Dianggap melewati tenggat, perubahan visi misi pasangan calon nomor urut 02 dimentahkan KPU.

Indonesiainiside.id, Jakarta — Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak perubahan visi misi yang diajukan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Alasannya, menurut Komisioner KPU Wahyu Setiawan, karena dokumen visi misi dan program pasangan calon merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dokumen pencalonan kandidat.

Sementara itu, dokumen pencalonan sudah diserahkan ke KPU sejak masa pendaftaran capres-cawapres pada Agustus 2018. Saat itu, KPU sudah memberi tenggat waktu bagi paslon untuk melakukan revisi dokumen.

Menanggapi hal ini, Anggota Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid, mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan penolakan KPU tersebut. Sebab sejatinya, revisi hanya sebatas penajaman.

“Menurut saya sih pada hakikatnya perubahan prinsip kan enggak. Hanya penajaman dan lebih fokus lagi,” ujar Hidayat di Jakarta, Jumat (11/1).

Revisi, kata dia, dimaksudkan untuk mempertajam, bukan mengubah. Kata kuncinya, yakni tetap daalm koridor UUD 1945 dan Pancasila.

“Tak berubah sama sekali. Itu kan kemarin diajukan karena berdasarkan aspirasi dari masyarakat, sehingga dimasukkan dan dipadatkan lagi,” imbuh Hidayat.

Pun demikian, ia menyayangkan sikap KPU menolak revisi ini. Sebab seharusnya hal tersebut tak perlu disoal. Mengingat, tak ada larangan mengenai revisi.

“Ya harusnya KPU konsisten kalau itu dimungkinkan. Harusnya beragam hal yang tidak ada larangannya juga tetap dimungkinkan,” sebut Hidayat. (TA)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here