Amien Rais: KPU Harus Tahu Diri

Amien Rais. Foto: Antara

Oleh: Rengga Permana

Penolakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas revisi visi-misi Prabowo-Sandi, dianggap sebagai arogansi. Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandiaga, Amien Rais melihat sikap itu sebagai lagak sok kuasa.

Indonesiainside.id, Jakarta —¬†Amien Rais menyarankan KPU seharusnya berhati-hati menyikapi revisi. Sebab hal itu sempat terunggah di laman resmi KPU. Sehingga patut dipertanyakan sikap penolakan itu.

Terlebih, kata Amien, ada pihak yang dirugikan, yakni pihak yang ingin pemilu transparan, jujur dan adil. “Di sini saya katakan, please, jangan sok kuasa, anda itu cuma pelaksana,” ujar Amien di Jakarta.

Menurutnya, sikap KPU akan menuntun pemilihan umum yang merugikan salah satu pihak. Sebab ada yang merasa pemilihan umum menjurus ke minimnya transparansi, tak luber dan jurdil.

Ketua Dewan Kehormatan PAN ini mengingatkan KPU agar taat norma. Sebab tugasnya sebatas menyelenggarakan pemilu. Adapun pemilik domain yakni dua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

“Karena kita sudah lebih pandai dari KPU, Insya Allah kita punya tenaga IT juga tidak kalah jadi jangan macam-macam lah,” imbuh Amien.

Seperti diketahui, KPU menolak perubahan visi misi yang diajukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Komisioner KPU, Wahyu Setiawan menyebut bahwa dokumen terkait hal itu telah dipublikasikan di laman penyelenggara pemilu.

“Sudah melampaui tahapan pencalonan maka perubahan dokumen visi misi program tidak diperbolehkan,” kata Wahyu (Kbb)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here