Gerindra: PSI Cari Panggung dengan Menyerang Oposisi

Politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade. Foto: Istimewa.

Oleh: Rengga Permana

Pernyataan Ketua Umum PSI Grace Natalie soal pertunjukan kebohongan Prabowo Subianto, dianggap tak berdasar.

Indonesiainside.id, Jakarta — Tudingan ‘Prabowo show’ yang dilontarkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie di Festival 11 PSI di Bandung, Jumat (11/1), jelas-jelas manuver politik. Partai Gerindra ogah menanggapi hal seperti ini, karena hanya akan membuat PSI semakin tenar.

“Karena memang modus operandinya begitu. Numpang tenar numpang ngetop lewat Pak Prabowo,” ujar politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade, di Jakarta, Minggu (13/1).

Menurutnya, tak ada manfaat jika Gerindra menyambut isu yang dilontarkan Grace. Sebab partai baru ini memang mencari panggung dengan menyerang oposisi.

Atas dasar itu, Andre menegaskan pihaknya tak akan larut dalam permainan PSI. “Memang sengaja bikin sensasi ini supaya ditanggapi Gerindra. Namanya juga PSI partai Sensasional Indonesia,” tandas Andre, menyindir.

Terpisah, Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean ikut mengkritisi PSI. Grace sebagai ketua umum dianggap kurang bijak dalam melihat permasalahan. Ibarat pepatah: kuman di seberang lautan nampak, tapi gajah di pelupuk mata tidak.

“Artinya dia hanya bisa melihat apa yang ada di Prabowo, tapi dia enggak bisa melihat tumpukan dan gunungan kebohongan di Jokowi sendiri,” kata Ferdinand.

Harusnya, kata dia, Grace melihat implementasi janji Jokowi di 2014. Sebab menurut Ferdinand, hanya 10 persen dari janji politik Jokowi berhasil dipenuhi.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here