Eggi Sudjana: Umat Islam Jangan Menjadi Pendorong Mobil Mogok

Konsolidasi caleg muslim di Gedung Dewan Da'wah, Jakarta, Senin (14/1). Foto: Ahmad Z.R/Indonesiainside.id

Oleh: Ahmad Z.R. |

Komitmen dan konsistensi para calon wakil rakyat muslim harus berpihak terhadap Islam dan umat Islam. Sehingga membawa representasi dan arah yang jelas dalam memperjuangkan aspirasi.

Indonesiainside.id, Jakarta — Tinggal tiga bulan lagi Pileg dan Pilpres 2019 akan diselenggarakan serentak pada 17 April mendatang. Forum Umat Islam (FUI) sebagai wadah Ormas dan lembaga Islam mengambil inisiatif membentuk Forum Caleg Muslim (FCM). Forum tersebut merupakan wadah konsolidasi para caleg dalam memenangkan Pileg dan Pilpres di bawah komando ulama.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana menyambut baik lahirnya FCM. Eggi mengatakan, FCM didirikan karena dua kebutuhan penting. Pertama, Ukhuwah Islamiyah. Menurut dia, selama ini umat Islam hanya menjadi pendorong mobil mogok.

Istilah tersebut ia tujukan kepada partai yang meraup dukungan umat Islam namun tidak memiliki kompas yang jelas terkait visi misi serta program kerakyatan dan keumatan jika caleg dari partai yang diusung melenggang ke Senayan.

“Mobilnya nggak jelas apa (namanya), tapi kita diimbau untuk memilih. Tahu-tahunya jika sudah menang, umat Islam tidak. Jadi, nggak ada komitmen struktural,” kata Eggi dalam acara Forum Caleg Muslim di Gedung Dewan Da’wah, Jakarta, Senin (14/1).

Permasalahan kedua, lanjut Eggi, perjuangan penegakan syariat Islam secara gradualitas (bertahap) melalui Undang-Undang dan hukum positif. Para caleg muslim, menurut dia, harus memiliki visi misi bersama memperjuangkan nilai-nilai Islam ketika terpilih menjadi anggota legislatif.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here