Nama UI Dilarang Untuk Politik Praktis

Kepala Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI, Rifelly Dewi Astuti. Foto: Flickr

Oleh: Ahmad Z.R |

Statuta UI menekankan bahwa dalam menjalankan misi utama Tridharma Perguruan Tinggi yang berasas kebenaran ilmiah dan kebhinekaan, harus bebas dari pengaruh, tekanan dan kontaminasi apapun termasuk kekuatan politik.

Indonesiainside.id, Jakarta — Sekretaris Jenderal Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) Juju Purwantoro urun bicara atas deklarasi sekelompok orang mengatasnamakan Alumni Universitas Indonesia (UI) yang mendukung pasangan petahana. Dalam video deklarasi yang beredar di media sosial tersebut, di antara peserta deklarasi tampak beberapa ibu-ibu yang mengaku dari Cibitung, Tambun-Bekasi, sedang duduk istirahat membawa nasi bungkus mengenakan kaos berlabel “We Are Alumni JokoUI”.

“Dari penampilan dan cara komunikasi Ibu-ibu tersebut patut diduga sangat jauh dari kesan mereka sebagai alumni UI,” kata Juju di Jakarta, Ahad (13/1).

Sebagai salah satu alumni Fakultas Hukum UI, ia sangat menyesalkan, kecewa dan keberatan atas tindakan ini. Sebab, para penggagas acara itu memanfaatkan para ibu tersebut demi kepentingan politik praktis, secara tidak patut dan manipulatif.

Menurut informasi yang didapatnya, pihak penggagas acara itu mewanti-wanti agar deklarasi alumni UI mendukung Jokowi jangan sampai sepi. Masalahnya, sebagaian besar alumni UI sendiri tak mau dilibatkan. Sehingga, kabarnya, jadilah ditempuh jalan pintas: emak-emak warga kampung dari Tambun dan Cibitung yg bisa diiming-imingi baju kaos gratis, nasi bungkus dan uang transport, diajak jalan-jalan ke Senayan, tempat deklarasi berlangsung.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here