Amien Rais: Demokrasi Berubah Arah di Era Jokowi

Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Amien Rais (berdiri). Foto : Istimewa

Oleh : Rengga Permana |

Banyak yang berubah di kepemimpinan Presiden Joko Widodo, terutama dari sisi demokrasi. Perubahan ke arah negatif.

Indonesiainside.id, Jakarta — Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais menyebut demokrasi di Indonesia telah berubah, mengarah ke hal negatif.

“Demokrasi yang kita idamkan dulu, selama empat tahun rezim Jokowi itu sudah berubah wajah, berubah isi, berubah arah dan amat sangat berbahaya,” ujar Amien di Seketrariat Nasional Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (15/1).

Berubah, kata dia, karena Jokowi cenderung represif. Ada tiga ciri otoriterisme yang ditunjukkan Jokowi. Sehingga mengubah hal ini dianggapnya hampir mustahil.

Salah satu ciri yang ditunjukkan, kata Amien, yakni memberangus oposisi. “Nah ini Om Joko itu pekerjaannya memang mengempeskan oposisi. Jadi kalau bisa partai-partai yang tidak bergabung itu dipecah-belah, dikucilkan, sehingga ketakutan,” sebut Amien.

Ciri kedua, Amien menyebut Jokowi menguasai media. Hal ini ditujukan untuk mempengaruhi persepsi masyarakat. Menurut Amien, hampir 95 persen media dikuasai.

“Sehingga the minds of the people itu, pikiran masyarakat kebanyakan itu dibentuk apa maunya media massa itu,” sebut Amien.

Ketiga, Amien menyebut ada korupsi besar-besaran sebagai ciri pemerintahan otoriter. Hal ini tak bisa dipungkiri terjadi di jaman Jokowi.

Semakin tinggi kekuasaannya, Amien menyebut semakin tinggi pula korupsinya. Ia menuding pusat korupsi berada di pemerintahan sendiri.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here