Mengukur Debat Perdana Soal HAM

Mahfud MD. Foto: MoneySmart

Oleh: Ahmad Z.R. |

Banyak kasus pelanggaran HAM di kepemimpinan Joko Widodo yang belum dituntaskan. Bagaimana ujung penyelesaiannya?

Indonesiainside.id, Jakarta — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta masyarakat mencermati janji calon presiden di acara debat calon presiden dan calon wakil presiden yang akan digelar Kamis (17/1).

“Cermati apa yang dijanjikan para capres, terutama dalam pemberantasan korupsi dan penyelesaian kasus hak asasi manusia (HAM) serta terorisme,” ujarnya di sela-sela diskusi dengan media di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/1) malam.

Debat tahap pertama yang digelar Komisi Pemilihan Umum tersebut bertema tentang hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Menurut dia, efek dari debat calon presiden akan mempengaruhi masyarakat, meski tidak banyak, sebab saat ini lebih dari separuh warga di Tanah Air sudah menentukan pilihan.

Kendati demikian, kedua calon presiden dipastikan telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya karena sadar tentang pengaruhnya terhadap masyarakat. “Saya yakin debat sudah dipersiapkan sangat baik oleh dua capres, dan pasti tidak ada yang jelek. Lalu, tinggal rakyat memilih lebih menyetujui strategi capres siapa yang lebih tepat,” ujar pakar hukum tata negara ini.

Era mafia peradilan
Sebelumnya, aktivis pergerakan senior Sri Bintang Pamungkas menyebut pemerintahan Joko Widodo merupakan eranya mafia peradilan. Hal itu digambarkan dengan massifnya penangkapan terhadap sejumlah aktivis yang kritis terhadap pemerintah. Menurut dia, ciri khas praktik mafia di era Jokowi adalah berkelindannya kepentingan pemerintah dengan oligarki pengusaha.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here