Dampak Pornografi Seperti Kecanduan Kokain

Dr. Mohamed Abd Eljawad dalam pelatihan lokakarya Workshop: Bahaya Adiktif Pornografi dan Cara Penyembuhannya bekerjasama Majelis Tabligh PP Muhammadiyah dan Yayasan Islam WAIE

Oleh: Nurcholis |

 

Indonesiainside.id, Jakarta–Pornografi tidak hanya berbaha bagi fisik, tetapi juga berdampak pada jiwa dan kerusakan pada otak, yang mirik dengan kecandungan kokain.

“Telah terbukti bahwa pornografi dapat berdampak pada otak manusia dengan cara yang sangat mirip dengan obat-obatan seperti Kokain. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa pornografi dapat mengubah perilaku seseorang menjadi lebih buruk,” demikian disampai Dr. Mohamed Abd Eljawad dalam pelatihan lokakarya Workshop: Bahaya Adiktif Pornografi dan Cara Penyembuhannya bekerjasama Majelis Tabligh PP Muhammadiyah dan Yayasan Islam WAIE ,  hari Senin, (15/7) di Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta.

Workshop Internasional  berjudul “KOKAIN VISUAl” ini mengungkapkan, selain berbahaya, penelitian telah menunjukkan bahwa pornografi dapat memicu penyakit mental seperti depresi, kecemasan, isolasi serta kondisi medis seperti disfungsi ereksi dan kecanduan.

Mohamed Abd Eljawad mengatakan, kerugian dari pornografi juga berkontribusi pada meningkatnya kasus perceraian dan perselingkuhan.

“Pornografi memiliki kekuatan untuk membunuh produktivitas dan studi seseorang. Sebagai dampak dari konsumsi kontem porno seseorang dapat menganiaya anak-anak secara seksual dan melecehkan wanita atau lebih buruk dari semua pemerkosaan mereka,”  ujar dokter spesialis kulit Universitas ‘Ayn Syams Cairo Mesir.

Fakta-fakta di atas juga didukung oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) dan anggotanya yang telah sepakat dengan suara bulat untuk mengadopsi Klasifikasi Internasional penyakit (ICD-11) yang termasuk gangguan perilaku seksual kompulsif yang terkait dengan menonton pornografi.

“Kami juga telah memperkenalkan metode pemulihan kepada hadirin dan cara membebaskan diri dari perangkap pornografi,” ujar konsultan pengobatan zat adiktif rokok ini.

Acara yang diselenggarakan Tim Internasional AWARE di Indonesia ini  memrupakan acara pertama yang telah berlangsung pada tanggal 8 dan 10 November 2018 di Jakarta dan disajikan oleh Pelatih tersertifikasi dan pelatih Wael Ibrahim, pejabat yang bertanggung jawab dari tim AWARE di luar dunia Arab.

“Sementara kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada pemerintah Indonesia atas pelarangan situs-situs porno untuk melindungi anak-anak dan nilai-nilai keluarga, kami juga mendesak mereka untuk mengadopsi gagasan meningkatkan kesadaran tentang bahaya pornografi dan untuk memberikan bantuan tulus kepada mereka yang ingin pulih,” tambah Mohamed Abd Eljawad.

“Kami juga berterima kasih kepada ormas Islam Muhammadiyah atas upayanya dalam mendukung inisiatif global ini untuk menyebarkan kesadaran tentang kecanduan paling berbahaya yang dihadapi umat manusia di era modern untuk menyebarkan dan mendorong kesucian dan mencapai keamanan dan stabilitas di seluruh dunia,” tambahnya.

Indonesia adalah negara keenam dari 12 negara di dunia di mana tim Aware Internasional yang telah memulai kegiatannya untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak berbahaya dari pornografi dengan menawarkan solusi praktis untuk pulih dari kecanduannya.

Waie adalah lembaga sukarela dan nirlaba pertama di dunia Arab yang fokus menanggulangi bahaya pornografi terhadap otak, seksualitas dan sosial, mengkajinya secara ilmiah dan memberikan solusi praktis terhadap permasalahan adiktif pornografi. (cak)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here