FPI: Habib Rizieq Tak Bisa Pulang karena Dicekal oleh Pihak di Indonesia

Konferensi pers GNPF Ulama di Jakarta, Senin (15/7), dalam rangka persiapan Ijtima Ulama IV. (Foto: Ahmad ZR)

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta — Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menegaskan bahwa semua perkara hukum yang menjerat Habib Rizieq Syihab sebagai tersangka telah selesai. Imam besar FPI itu sudah mendapatkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) atas semua kasus yang dituduhkan kepadanya.

“Jangan ada pihak-pihak lain atau provokator yang menyatakan pulang saja (Habib Rizieq), nanti ditangkap atau berurusan dengan hukum,” kata Munarman dalam konferensi pers GNPF Ulama di Jakarta, Senin (15/7) malam.

Dia menuturkan, sejak lama pihaknya telah berjuang dan menginginkan kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, bahkan sebelum pelaksanaan Ijtima Ulama I. “Habib Rizieq bukan tidak mau pulang, tetapi tidak bisa pulang karena terhalang akibat pencekalan keluar dari wilayah Saudi atas permintaan pihak kita di sini,” ucap Munarman.

Dia mengaku sudah beberapa kali menemui Habib Rizieq di Makkah dan diperlihatkan beberapa dokumen hingga cerita wawancara sang imam dengan otoritas Saudi, bahwa Rizieq tidak bisa pulang. “Habib mau keluar tidak bisa, tidak tahu alasannya, pokoknya ada permintaan tidak bisa keluar. Itu salah satu bentuk yang kita sebut ketidakadilan atau kezaliman,” kata Munarman. (AIJ/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here