Anggaran Minim, LPSK Mau Bubar?

Oleh: Eko P

Indonesiainside.id, Jakarta – Minimnya anggaran operasional dinilai menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Namun, meskipun anggaran operasional yang dimiliki LPSK minim negara tidak boleh membiarkan LPSK lumpuh.

“LPSK jangan bubar, jangan sampai efisiensi anggaran negara dilakukan dengan cara memotong secara berlebihan anggaran yang sangat penting bagi kemaslahatan rakyat,” ujar Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis (22/8).

Menurut Bambang jika LPSK tak bisa memenuhi kebutuhan operasionalnya, maka hal ini akan mempengaruhi rakyat serta penegakan dan kepastian hukum di Indonesia.

“Eksistensi LPSK mutlak dibutuhkan sebagai wujud kehadiran negara menjamin perlindungan saksi dan korban. Sehingga proses peradilan yang terbebas dari intervensi dan rasa takut, dalam kerangka besar penegakan hukum, bisa terwujud,” kata Bambang.

Bambang juga mengatakan bahwa LPSK harus diselamatkan dengan meningkatkan anggaran operasionalnya, supaya hak-hak saksi dan korban dapat dilindungi dan sistem penegakan hukum tak terhambat.

Menurut Bambang keinginan politik pemerintah untuk meningkatkan anggaran operasional LPSK sangat diperlukan, karena DPR RI pada dasarnya menyetujui penambahan anggaran LPSK.

Pada kesempatan yang sama Ketua LPSK Hasto Atmojo mengungkapkan anggaran LPSK selalu mengalami penurunan setiap tahunnya.

Pada 2018, LPSK mendapat anggaran sebesar Rp81 miliar. Padahal untuk melindungi 3.307 terlindung, LPSK membutuhkan Rp109 miliar. Kemudian pada tahun 2019 anggaran LPSK kembali dipotong menjadi Rp65 miliar dari kebutuhan Rp115 miliar untuk melayani 2.642 terlindung.

Pada 2020 anggaran LPSK kembali menyusut hingga Rp54 miliar dari kebutuhan Rp156 miliar untuk melindungi 5.775 terlindung. (EP)

Berita terkait

MPR: Pemerintah Punya Waktu hingga 20 Juli Respons RUU HIP

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai pemerintah memiliki waktu hingga 20 Juli 2020 untuk merespon Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila...

Bamsoet Sarankan Dua Opsi Pengganti RUU HIP jadi RUU PIP

Indonesiainside.id, Jakarta--Ketua MPR Bambang Soesatyo menilai ada dua opsi yang bisa dilakukan terkait mekanisme penarikan, pembatalan atau mengganti judul dan substansi dari Rancangan Undang-Undang...

MPR Usul RUU HIP Diubah Jadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila, Apa Bedanya?

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengapresiasi penundaan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Namun ia menawarkan untuk mengganti nama RUU itu...

Soal Penangkapan Pemenang Lelang Motor Jokowi, Bamsoet Minta Polisi Bebaskan M Nuh

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pihak kepolisian khususnya Polda Jambi untuk membebaskan orang yang ditangkap, yang diduga terkait acara...

LPSK Siap Lindungi ABK Korban Perbudakan di Kapal Cina

Indonesiainside.id, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) yang diduga mengalami perbudakan modern di kapal...

MPR Minta Pemerintah Tunda Kedatangan 500 TKA Asal Cina

Indonesiainside.id, Jakarta—Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah untuk menunda rencana kedatangaan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina. 500 TKA itu akan datang...

Bamsoet: Durasi Pandemi Covid-19 akan Semakin Lama Jika Jaga Jarak Tak Dilaksanakan

Indonesiainside.id, Jakarta - Dalam masa pandemi Covid-19, menjaga jarak penting diperhatikan, jika imbauan jaga jarak tidak dilaksanakan, durasi pandemi Covid-19 dinilai akan semakin lama....

MPR: PSBB Tak Boleh Timbulkan Masalah Baru dan di Luar Batas

Indonesiainside.id, Jakarta - Para kepala daerah diminta bijaksana dalam menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jika telah menerapkan PSBB, langkah para kepala daerah...

Berita terkini

WHO Akui Partikel Virus Corona dapat Bertahan Lama di Udara, dan Tetap Berbahaya jika Dihirup

Indonesiainside,id Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengakui adanya bukti yang muncul dari penyebaran virus corona di udara, Selasa (7/7). Sebelumnya, sekelompok ilmuwan...
ads3 mekarsari

Memilukan, Ibu Hamil bersama Anak dalam Kandungan Meninggal setelah 13 Rumah Sakit Menolak untuk Merawatnya

Indonesiainside.id, New Delhi – Seorang ibu hamil dan bayi di dalam kandungannya meninggal setelah dalam satu hari, 13 rumah sakit menolak untuk merawatnya. Peristiwa...

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...

Gerak Cepat, Ponpes Gontor Langsung Isolasi Orang yang Berinteraksi dengan Santri Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Pengasuh Pondok Modern Gontor Kampus 2, Ustaz Muhammad Hudaya, membenarkan adanya satu santri Pondok Modern Gontor Kampus 2 yang positif...

Berita utama

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...

Partai Berkarya Siap Berkompetisi di Pilkada 2020

Indonesiainside.id, Jakarta - Partai Berkarya siap berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Desember mendatang. Persiapan menghadapi perhelatan politik lokal itu disampaikan dalam rapat...

Rekor Tertinggi: Gugus Tugas Laporkan 1.853 Kasus Baru Covid-19, Total 68.079 Orang Positif

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 kembali mencatat rekor. Hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan kasus baru di Tanah Air mencapai 1.853...

Dukung jadi Masjid, Rusia: Pengubahan Status Hagia Sophia Hak Turki

Indonesiainside.id, Jakarta-- Pemerintah Rusia menyatakan rencana perubahan status Hagia Sophia menjadi masjid merupakan hak dan urusan dalam negeri pemerintah Turki.  Duta Besar Rusia untuk...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here