IMM Bali Kecam Kekerasan Aparat dalam Penanganan Aksi Mahasiswa di Kendari

Oleh: Hari Santoso

Indonesiainside.id, Denpasar – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bali mengecam kekerasan yang diduga dilakukan aparat kepolisian yang menyebabkan Immawan Muhammad Randi meninggal dunia. Dia diduga tertembak saat sedang melakukan aksi unjuk rasa di Kendari, Kamis (26/9).

“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Immawan Randi, kader IMM Kendari yang menjadi korban penembakan,” kata Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiya Bali, Ardi Pratama Mega Putra, Jumat (28/9).

Ia menegaskan meninggalnya Randi karena tertembak saat melakukan aksi unjuk rasa merupakan preseden buruk yang tidak boleh terulang kembali.

“Kami mengecam berbagai tindakan represif pihak keamanan kepada mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa,” imbuhnya.

Menurut dia, pihak keamanan seharusnya mengedepankan cara-cara persuasif serta lebih manusiawi dalam upaya untuk menjaga kondusifitas selama berlangsungnya aksi. Dia mendesak kepolisian segera menemukan pelaku dan menghukum sesuai undang-undang yang berlaku.

Unjuk rasa mahasiswa menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau RKUHP dan UU KPK di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara berujung ricuh. Dua mahasiswa meninggal dunia dalam kejadian tersebut. (Aza)

Berita terkait

Prinsip Peradilan Tidak Dilaksanakan, Hak Luthfi Tidak Maksimal

Indonesiainside.id, Jakarta - Prinsip-prinsip peradilan yang baik dan benar dinilai tidak dilaksanakan dalam proses persidangan Dede Luthfi Alfiandi (20). Akibatnya, hak Luthfi si pembawa...

Massa Tak Dikenal Bubarkan Paksa Aksi Mahasiswa di Depan Gedung RRI Jakarta

Indonesiainside.id, Jakarta - Koalisi Mahasiswa Peduli Bangsa melakukan aksi penyampaian pendapat di depan Gedung RRI, Jakarta Pusat, Jumat (15/11) sore. Dalam aksi tersebut, ratusan...

Pemerintah Harus Usut Tuntas Kematian Para Demonstran

Indonesiainside.id, Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, meminta agar penegak hukum mengusut tuntas kematian puluhan demonstran yang kini masih misteri....

Aksi Demo Warnai Hari Sumpah Pemuda

Indonesiaindside.id, Jakarta - Peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini, Senin (28/10) diwarnai beberapa aksi demo. Sejak pukul 13.00 WIB massa aksi dari Aliansi...

Isu Reformasi Dikorupsi Masih Jadi Sorotan

Indonesiainside.id, Jakarta - Maraknya aksi berbagai elemen sejak bulan lalu terus berlanjut hingga sekarang. Meski tak sebesar kemarin, namun suara-suara protes ini tetap digelorakan. Aksi...

Tak Ada Respon Dari Istana, BEM SI Kembali Turun Jalan

Indonesiainside.id, Jakarta - Badan Eksekutif Mahsiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan kecewa terhadap rencana dialog bersama Jokowi yang tidak terwujud hingga akhirnya dilantik dalam...

Daripada Demo, Waketum MUI Minta Mahasiswa Tempuh Judicial Review

Indonesiainside.id, Jakarta - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih dalam pemilu 2019, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada masyarakat khususnya para mahasiswa untuk...

FOTO: Mahasiswa Tetap Turun Jalan Meski Perpu KPK Tak Kunjung Dikeluarkan

Indonesiainside.id, Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia (BEM SI) menggelar aksi di Jalan Merdeka Barat, Kamis (17/10). Aksi mahasiswa tetap digelar meski Polda Metro...

Berita terkini

Pembobol Data Pelanggan Telkomsel Ditangkap, Polisi: Pelaku Tidak Suka Postingan Denny Siregar

Indonesiainside.id, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bekerja cepat untuk menangkap pelaku ilegal akses data pelanggan Telkomsel. Pelaku mengaku membobol data...
ads3 mekarsari

Bertindak Fasis, India Berangus Media di Kashmir, Berlakukan Kebijakan Baru yang Bisa Mengontrol Konten Berita

Indonesiainside.id, New Delhi – Kebijakan baru terkait media di Kashmir, dianggap dapat sepenuhnya menghapus jurnalisme dari wilayah tersebut. Sebuah langkah yang oleh para analis...

Prabowo Minta Semua Prajurit TNI Melakukan Tes Swab Massal

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta agar semua anggota TNI melakukan tes swab secara massal menyusul munculnya klaster baru penularan Covid-19...

Tiru Bashar al Assad, YPG/PKK Intimidasi dan Rekrut Paksa 400 Pemuda di Suriah

Indonesiainside.id, Al-Hasakah-- Organisasi teroris YPG/PKK menangkap 400 pemuda dalam sepekan terakhir di provinsi Al-Hasakah, Suriah untuk direkrut ke dalam barisan militer mereka. Kelompok yang...

Berita utama

Pembobol Data Pelanggan Telkomsel Ditangkap, Polisi: Pelaku Tidak Suka Postingan Denny Siregar

Indonesiainside.id, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bekerja cepat untuk menangkap pelaku ilegal akses data pelanggan Telkomsel. Pelaku mengaku membobol data...

Bertindak Fasis, India Berangus Media di Kashmir, Berlakukan Kebijakan Baru yang Bisa Mengontrol Konten Berita

Indonesiainside.id, New Delhi – Kebijakan baru terkait media di Kashmir, dianggap dapat sepenuhnya menghapus jurnalisme dari wilayah tersebut. Sebuah langkah yang oleh para analis...

Dianggap Menyesatkan, Media Asing Soroti Menteri Pertanian Indonesia atas Klaim Kalung Anti-Virus Corona

Indonesiainside.id, Jakarta – Ilmuwan Indonesia, Rabu (8/7), membantah klaim Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa kalung yang terbuat dari kayu putih dapat mencegah penularan...

Covid-19 Masih Melonjak, Hari Ini Ada 1.611 Kasus Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 terus melonjak dengan kenaikan signifikan. Per hari ini, masih di atas 1.000 kasus. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19,...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here