Kemendagri Sebut 92 Daerah Belum Menandatangani NPHD

hadi prabowo
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo dalam acara orientasi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Periode 2019-2024 oleh DPD RI di Ritz Carlton Jakarta, Rabu (18/9. Foto: Antara

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta – 178 pemerintahan daerah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan KPU. Sementara 132 Pemerintah daerah juga telah menandatangani NPHD dengan Bawaslu.

“Artinya, penandatanganan NPHD ini sudah bertambah signifikan dibandingkan kemarin,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Hadi Prabowo di Jakarta, Kamis (3/10).

Maka, dari 270 Daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2020, masih ada 92 daerah yang belum menandatangani NPHD dengan KPU dan 138 daerah masih belum menandatangani NPHD dengan Bawaslu. Ia menyatakan, Kemendagri akan terus melakukan fasilitasi untuk memastikan anggaran tercukupi.

“Harapan kami, daerah yang belum NPHD untuk segera menandatangani agar tepat waktu,” ujarnya.

Dalam mengimplementasikannya, Kemendagri melakukan 4 (empat) langkah demi menjamin kesiapan anggaran pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020, yakni sebagai berikut. Pertama, melakukan evaluasi terhadap daerah yang belum melaksanakan NPHD sampai dengan batas akhir 1 Oktober 2019, untuk selanjutnya diundang pada rapat koordinasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 dengan melibatkan KPU, Bawaslu dan Kepolisian RI.

Kedua, menyampaikan surat penegasan bagi daerah agar membahas usulan kebutuhan pendanaan kegiatan pemilihan dan mengalokasikan pendanaan kegiatan pemilihan pada APBD, dengan berpedoman pada Permendagri Nomor 54 Tahun 2019 dan SE Mendagri. Ketiga, melakukan monitoring evaluasi terhadap tindaklanjut surat penegasan bagi daerah yang belum melaksanakan NPHD.

Keempat, melakukan pendampingan dan asistensi terhadap daerah yang belum menandatangani NPHD dengan melakukan pembahasan bersama penyelenggara (KPU dan Bawaslu) dalam pendanaan kegiatan pemilihan. Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 akan dilaksanakan oleh 270 daerah yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here