Kanwil Kemenkumham Sebut Lapas Over Kapasitas Sampai 212 Persen

Lapas
Rutan Klas II B Labuhan Deli. Foto : Istimewa

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Andika mengatakan, hingga kini penghuni lapas rutan dan lembaga khusus di Jakarta mencapai 17.998 orang. Sementara, kapasitas yang ada hanya dapat menampung sebanyak 5.851 orang.

“Artinya, over kapasitas sampai 212 persen, tapi alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan sampai kematian. Hak asasi manusia tetap terjaga,” kata Andika dalam diskusi KontraS mengenai hukuman mati di bilangan Cikini, Jakarta, Kamis (10/10).

Sementara, untuk terpidana mati, Andika menyebutkan mencapai 26 orang, dimana 24 dari terpidana tersebut adalah narapidana kasus narkotika dan dua orang lainnya, yaitu tindak pidana umum (Tipiddum) berupa pembunuhan. Menurut dia, angka tersebut mengalami tren penurunan, dimana kriminalitas hampir didominasi oleh pengguna narkotika.

“Nah, kami di Kanwil yaitu memangku tugas pembinaan monitoring berupa pengawasan dan pengendalian. Agar tugas dan fungsi itu bisa baik,” katanya.

Andika menyebutkan, selain pidana mati, ada pidana seumur hidup untuk 96 orang. Di antaranya 93 orang dengan kasus narkotika, dua teroris dan satu lainnya kasus pembunuhan.

Dalam beberapa hal ketika di dalam sel terjadi peristiwa menyangkut kekerasan sesama penghuni, maka pihak Lapas melakukan isolasi terhadap orang yang dianggap membahayakan dirinya, orang lain dan lingkungan. Ini sebagai bentuk efek jera agar tidak kembali berbuat keonaran di dalam Lapas.

“Saya menolak kalau upaya itu dikatakan upaya kekerasan. Memang mestinya setelah diisolasi akan ditangani, tapi negara belum pada batas kemampuan maksimal untuk meyakinkan tindakan lanjutan itu terselenggara, sehingga hanya bisa lakukan asessment,” katanya. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here