Menag Apresiasi Survei BPS Soal Indeks Kepuasan Haji

Lukman dalam peluncuran Indeks Kepuasan Jamaah Haji di kantor BPS, Kamis (17/10)/Zuhdi-INI-Net

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta-Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengapresiasi survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai kepuasan haji Indonesia tahun 2019 M/1400 H. Bagi Kemenag, survei ini merupakan bahan evaluasi untuk lebih baik lagi dalam melakukan tata kelola haji di masa mendatang.

“Survei ini sangat berharga buat kami sebagai masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji,” ujar Lukman dalam peluncuran Indeks Kepuasan Jamaah Haji di kantor BPS, Kamis (17/10).

Lebih lanjut, ia mengatakan tahun ini merupakan tahun dengan jamaah haji terbanyak, yaitu 231.000 jamaah. Angka ini juga menjadi angka bersejarah selama perjalanan haji Indonesia.

“Ini kuota terbesar dalam penyelenggaraan haji di Indonesia. Terlebih tambahan 10 ribu jamaah haji dimana waktunya sangat dekat dengan persiapan,” katanya.

Menag menyatakan, di antara indikator kepuasan aspek pelayanan yang disukai jamaah tediri dari berbagai hal. Di antaranya pelayanan petugas haji, pelayanan ibadah, pelayanan akomodasi, pelayanan katering, dan layanan transportasi bus.

“Tentu ada faktor eksternal dan internal kenapa indeks jamaah haji kita mencapai 85,91 persen. Secara internal, pertama kami mempunyai mandat bahwa penyelenggaraan haji adalah tugas undang-undang sehingga harus lebih optimal,” ujar dia.

Ia mengatakan, dalam mengurusi haji seluruh pegawai dan Kemenag selalu mengedepankan asas kebersamaan. Kedua, Menag memberikan apresiasi kepada petugas jamaah haji yang telah menunjukan dedikasinya.

Meski begitu, kualitas dan kapasitas petugas jamaah haji perlu ditingkatkan lagi di masa mendatang. “Ketiga, jamaah haji kita cukup tertib. Ini harus kita akui sebagai keunggulan,” katanya.

Artinya, kata dia, sebagus manajemen dan secanggih apapun alat untuk menjamin kepuasan haji tanpa disadari ketertiban jamaah, maka sama saja tidak akan berarti. “Ini yang kita harapkan untuk terus dijaga di masa mendatang,” ujarnya.

Selain faktor internal, dari sisi eksternal kualitas pelayanan pemerintah Arab Saudi sangat besar bagi jamaah Indonesia. Kerjasama pemerintah Saudi dengan Indonesia juga berdampak pada indeks kepuasan yang meningkat.

“Jamaah pasti akan merasakan kepuasan tersendiri, jika aspek internal dan eksternal ini terpenuhi,” katanya. (CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here