Pesan Sahabat kepada Para Penolak Ceramah UAS

ustaz abdul somad
Ustaz Abdul Somad.Foto: Antara

Oleh: Bayu Derriansyah

Indonesiainside.id, Pekanbaru – Ustadz Abdul Somad (UAS) tidak sendirian kala ia dipersekusi atau ditolak ceramah di daerah. Sejumlah sahabat UAS angkat suara mengenai beberapa penolakan yang dihadapi UAS.

Kasus terakhir terjadi di Yogyakarta, di mana UAS dilarang menyampaikan kuliah umum di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Penolakan itu datang dari Rektor UGM Panut Mulyono dengan alasan tidak jelas.

Sahabat UAS yang juga utama Riau, Ustaz Sofyan Siroj, menyebutkan penolakan seperti itu sudah terjadi kepada para dai dan ulama terdahulu. Dalam Al-Qur’an, Allah telah menyebutkan akan ada sekelompok orang yang akan berusaha menghalang-halangi dakwah yang dilakukan para ulama.

“Dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan, mereka berusaha menutup cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka. Tapi Allah tetap saja menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir tidak menyukai,” ujar Ustadz Sofyan Siroj kepada Metropekanbaru.com (INI Network) di Pekanbaru, Rabu (16/10).

Ustadz Sofyan yang juga alumni Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, ini menilai penolakan-penolakan para pembenci dakwah UAS ini justru akan menjadikan UAS lebih baik dan tangguh. Para penolak ceramah secara tidak langsung telah menghalangi dakwah dan menyalahi sunnah.

“Penolakan terhadap Ustadz Abdul Somad ini adalah aktivitas atau kegiatan yang menyalahi sunnah. Karena tidak ada di dunia ini, siapa pun generasi manusia yang mampu memadamkan cahaya matahari, begitu juga dengan agama Allah ini. Jadi itulah perbuatan-perbuatan tidak normal. Perbuatan orang dungu menurut saya,” kata mantan Ketua Alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir di Riau ini.

Menurut dia, kelompok-kelompok masyarakat yang menolak tausiah yang dilakukan oleh UAS diakibatkan karena kedangkalan ilmu yang mereka miliki. Dengan begitu, mereka tidak bisa menerima apa yang disampaikan oleh UAS.

“Penolakan-penolakan itu kan karena kedangkalan ilmu dan lebih kepada emosional. Jadi semakin Ustadz Abdul Somad dibatasi, maka beliau akan semakin dicintai Allah, dicintai malaikat, dicintai orang-orang beriman dan bahkan dicintai orang-orang awam,” tuturnya.

Ustaz Sofyan Siroj menambahkan, dengan tindakan penolakan yang dilakukan oleh segelintir kelompok masyarakat di sejumlah daerah, justru akan membuat UAS menjadi lebih besar.

“Jadi semakin ditekan maka beliau akan semakin besar,” imbuhnya.

Dia berharap, UAS akan lebih banyak dicintai oleh umat Islam, khususnya di Indonesia dan dapat menjadi cahaya untuk masyarakat.

“Saya berharap ada toleransi dalam hidup ini. Kebatilan kenapa dipaksakan orang untuk bertoleransi tapi kenapa kebenaran justru dihalangi. Semua kita berharap Ustaz Somad akan lebih berperan untuk memberikan cahaya kepada masyarakat ini,” katanya. (Aza/Bayu)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here