Menlu Retno: Indonesia Butuh Infrastruktur Diplomasi yang Kuat

Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, membeberkan salah satu isu penting yang akan diangkat dalam politik luar negeri Indonesia lima tahun ke depan. Isu tersebut berkenaan dengan infrastruktur diplomasi yang kuat.

Menurut dia, keberadaan infrastruktur diplomasi tersebut penting untuk mendukung prioritas-prioritas Indonesia di luar negeri. “Berbagai program prioritas Kemlu lima tahun ke depan tidak akan dapat tercapai jika kita tidak memiliki infrastruktur diplomasi yang kuat,” kata Retno di Jakarta, Selasa (29/10).

Dia menuturkan, Kemlu akan terus memperkuat infrastruktur diplomasi serta mendidik para diplomat menjadi andal dan berkualitas. Retno pun menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi fokus pembangunan infrastruktur dan mesin diplomasi Indonesia nanti. Mereka adalah reformasi diplomasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur fisik diplomasi, penguatan pemanfaatan teknologi dan informatika, serta transformasi digital.

“Tanpa transformasi digital, diplomasi Indonesia akan tertinggal oleh kemajuan era digital dewasa ini,” ucap Retno.

Dia kembali menekankan, digitalisasi diplomasi akan meningkatkan efektivitas dan kualitas, serta interaksi dalam berbagai pelaksanaan prioritas diplomasi. Dalam kaitan ini, kata Retno, tahun depan Indonesia akan menjadi tuan rumah International Conference on Digital Diplomacy yang menjadi kelanjutan dari Regional Conference on Digital Diplomacy yang telah diselenggarakan pada September lalu. (AIJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here