Wamenag: Tolok Ukur Kualitas Pendidikan Dilihat dari Capaian Akreditasi

Zainut Tauhid Sa'adi
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi. Foto: Humas Kemenag

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menutup Pelatihan Assesor Baru dan Pengembangan Assesor Keagamaan Tahun 2019. Kegiatan ini diinisiasi oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kemenag bekerjasama dengan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di Yogyakarta, Jumat (8/11).

Wamenag meminta agar penumbuhan budaya mutu dan akademik harus terus didorong dan jadi kebutuhan perguruan tinggi keagamaan. Ia menyatakan, upaya menciptakan budaya mutu pendidikan, adalah tugas dan komitmen kita bersama.

“Hal ini sebagaimana tercermin dalam Renstra Pendis (Rencana Strategis Pendidikan Islam) 2020-2024,” kata Zainut melalui akun resminya, Jumat (8/11).

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gandeng Televisi Swasta untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Politikus PPP ini menuturkan, sesuai dengan amanat UU, salah satu alat ukur untuk melihat kualitas pendidikan adalah capain akreditasinya. Ini mulai dari akreditasi Lembaga ataupun Program Studi di suatu Perguruan Tinggi.

“Pelatihan assesor baru penting sebagai ikhtiar dalam rangka investasi sumber daya manusia (SDM) untuk terus menerus menjaga dan menciptakan budaya mutu (Continuous Quality Improvement),” katanya.

Ia menambahkan, seorang assesor harus menjaga integritas (code of conduct) sebagai assesor¬† perguruan tinggi khususnya assesor di bidang keagamaan. “Di tangan anda, objektivitas dan penilaian sebuah perguruan tinggi dilakukan secara jujur dan benar,” katanya. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here