Begini Keterangan Keluarga Habib Rizieq terkait Surat Pencekalan

Habib Hanif Abdurrahman Alatas
Menantu Imam Besar Habib Rizieq Syihab, Habib Hanif Abdurrahman Alatas (tiga kanan). Foto: Ahmad ZR/ Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Perwakilan keluarga Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IB HRS), Habib Hanif Abdurrahman Alatas membeberkan kronologi pencekalan Habib Rizieq kembali ke Tanah Air. Hal Ini untuk mengklarifikasi berita bahwa Habib Rizieq tidak dapat pulang lantaran masalah overstay.

“Akhir beliau tinggal di Saudi 7 Zulkaidah 1439 H atau 20 Juli 2018. Jadi, kalau melewati 20 Juli baru disebut over stay,” kata Habib Hanif di markas DPP FPI, Jakarta, Senin (11/11).

Ia menuturkan sebelum mendekati bulan Zulkaidah, Habib Rizieq sempat beberapa kali terbang ke negara lain, seperti Turki, Yaman dan Maroko. Terakhir, ketika ingin terbang ke Kuala Lumpur, Habib Rizieq mendapat pencekalan.

“Beliau sempat tiga kali melakukan percobaan keluar Saudi, tapi tidak bisa karena ada surat cekal tersebut,” katanya.

Awalnya, sebelum tanggal 20 Juli 2018, di mana batas akhir visa berlaku, pada 8 Juli 2018 Habib Rizieq gagal keluar Saudi karena mendapat pencekalan. Kedua, pada tanggal 12 Juli 2018, lagi-lagi gagal.

“Bahkan sehari sebelum tanggal 20, yaitu tanggal 19 beliau mencoba keluar lagi tapi gagal,” tuturnya.

Menantu Habib Rizieq ini menjelaskan, Habib Rizieq mendapatkan pencekalan setelah mendapat Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). “Ini pada tanggal 1 Syawal tepat saat beliau mengumumkan SP3 tanggal 15 Juli 2018,” ujarnya.

Pencekalan kedua setelah visa habis berlaku pada tanggal 29 Rabiul Awal 1449. Atau setelah reuni akbar 212 tahun 2018, kembali terjadi pencekalan tanggal 7 Desember.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here