DPR Minta Pemerintah Jamin Aksi Teror Tak Terulang Lagi

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily. Foto: Muhajir

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, mengutuk keras serangan teror bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu pagi. Ia menilai program deradikalisasi masih sangat penting untuk terus dilanjutkan.

Ia berharap semua instansi pemerintah harus bertanggungjawab dan saling berkoordinasi terhadap program deradikalisasi tersebut. Mulai dari kepolisian, BNPT, maupun TNI.

“Penanganan deradikalisasi tentu bukan hanya menjadi tanggungjawab BNPT, tetapi harus lintas koordinasi dengan berbagai kementerian dan Iembaga, seperti Kepolisian dan intelijen, bukan hanya Kementerian Agama,” ucap Ace di depan Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/2).

Sementara, anggota Komisi lll, Benny K Harman, menilai aksi teror tersebut adalah ancaman besar negara. Maka itu, pemerintah harus memberikan jaminan agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi.

“Karena peristiwa ini menciptakan rasa takut, tidak nyaman untuk masyarakat dan juga untuk dunia usaha,” kata dia di Gedung DPR, hari ini.

Benny menilai peristiwa tersebut berpengaruh pada iklim usaha. Para investor menjadi takut untuk berinvestasi. Maka itu, dia meminta agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.

“Penegak hukun untuk sesegera mungkin mengambil langkah hukum maupun langkah non hukum untuk ungkap siapa pelakunya,” ucap dia. (EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here