BMKG Belum Cabut Peringatan Dini Tsunami akibat Gempa di Sulut dan Malut

Indonesiainside.id, Jakarta – Hingga Pukul 00.15 WIB, Jumat dini hari (24/11), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) belum mencabut peringatan dini Tsunami di Sulawesi Utara (Sulut). Peringatan tsunami itu menyusul gempa bumi di 137 kilometer (km) barat laut Jailolo, Maluku Utara (Malut).

Gempa tersebut terasa sangat kuat di wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Menurut informasi BMKG, potensi tsunami hanya terjadi di Sulut. Informasi resmi BMKG tersebut dapat dilihat di https://warning.bmkg.go.id/

BMKG juga mengumumkan potensi tsunami akibat gempa tersebut lewat media sosial Twitter di akun resmi BMKG. BMKG menulis: “#Peringatan Dini Tsunami di MALUT,SULUT, Gempa Mag:7.4, 14-Nov-19 23:17:41WIB, Lok:1.63LU,126.40BT,Kdlmn:10Km#BMKG.”

Baca Juga:  BMKG Sebut Wilayah Ini Sudah 30 Hari Tidak Turun Hujan

Sementara di website resminya, BMKG menulis “Peringatan Dini Tsunami 2”. Artinya, potensi tsunami akibat gempa berkekuatan magnitodo 7,4 itu masih berlangsung. Bisanya, peringatan dini tsunami terus di update hingga peringatan dini keempat. Setelah itu baru dinyatakan kembali aman.

“Saran BMKG, ikuti arahan peringatan dini tsunami dari BPBD, BNPB dan BMKG,” demikian informasi BMKG dan lain situs resminya.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 14 November 2019, 23:17:43 WIB. Hingga kini belum ada laporan kerusakan atau koran jiwa. Potensi tsunami terjadi di Minahasa-Utara Bagian Selatan (Sulut) dengan status waspada.

Baca Juga:  Awan Tsunami Menggegerkan Aceh, Penjelasan BMKG Begini..

Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota ab/Kota yang berada pada status “Waspada” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai

Sebelumnya, pada pukul 22.10 WIB, gempa bumi magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Buleleng, Bali pada Kamis malam. Laman dari BMKG menyebutkan, pusat gempa berada di laut 20 kilometer Barat Daya Buleleng.

Gempa berada di kedalaman 10 km. Lokasi gempa ada di koordinat 8,18 Lintang Selatan dan 114,92 Bujur Timur.

Gempa tersebut dirasakan dengan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) III-IV di Seririt. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here