Israel Tak Tersentuh Hukum, DPR: Ini karena Standar Ganda Negara Sekutu

Jazuli Juwaini
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Akibat gempuran Israel yang diklaim sebagai serangan balasan roket-roket kelompok militan Jihad Islam, 32 meninggal di pihak Palestina. Sebanyak 16 di antaranya warga sipil termasuk wanita dan anak-anak sejak serangan Selasa (12/11). Bahkan satu keluarga dengan 6 orang anggotanya meninggal dalam serangan Kamis (14/11).

Ketua Fraksi PKS DPR ini mengecam serangan Israel yang menewaskan warga sipil Palestina tersebut sebagai tindakan yang biadab untuk sekian ratus kalinya. “Ini untuk sekian ratus kali Israel tak memperdulikan korban jiwa warga sipil dan dunia tak bisa berbuat apa-apa kecuali mengecam dan prihatin,” kata Jazuli geram.

Anggota Komisi I DPR ini menjelaskan bahwa dunia tahu dan paham bahwa konflik berkepanjangan antara Palestina-Israel akibat kebijakan pendudukan Israel atas tanah Palestina. Kebijakan ini merupakan satu-satunya bentuk penjajahan di era modern yang masih langgeng.

“Ini akibat standar ganda negara-negara besar sekutu Israel, sehingga Israel tak tersentuh hukum internasional,” katanya.

Ia bersyukur sikap negara Indonesia sangat jelas, berpihak pada kemerdekaan bangsa Palestina. “Ini adalah amanat konstitusi dan utang sejarah Indonesia yang mempelopori solidaritas bangsa-bangsa untuk merdeka melalui Konferensi Asia Afrika tahun 1955,” ujarnya.

Jazuli berharap dunia tidak lagi menutup mata atas tragedi kemanusiaan terbesar dan terlama sepanjang sejarah modern ini. Bersyukur gelombang protes atas pendudukan Israel mulai merebak di masyarakat dunia bahkan di negara-negara barat.

“Segala bentuk penjajahan dan tragedi kemanusiaan ini harus dihentikan dengan cara dan sumberdaya sebesar apapun, karena ini adalah tanggung jawab kemanusiaan kita sebagai warga dunia,” katanya. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here