Ketua Umum HRS Center: Operasi Senyap Cekal Habib Rizieq Shihab

Indonesiainside.id, Jakarta – Pekan ini beredar video bahwa Hbib Rizieq Shihab (HRS) menyatakan dirinya tidak bisa pulang dari Arab Saudi ke Indonesia lantaran ditangkal oleh pemerintah untuk masuk ke Tanah Air.

Menurut HRS, Pemerintah Indonesia mengirimkan “surat pencekalan” kepada Pemerintah Arab Saudi agar dirinya tidak diperbolehkan pulang karena alasan keamanan. Video itu muncul di Youtube dan menjadi viral di media sosial sepanjang pekan ini.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Habib Rizieq Shihab Center, Abdul Chair Ramadhan, mengatakan bahwa HRS tidak bisa pulang ke tanah air karena adanya operasi senyap cekal. Lalu, ia merujuk kepada pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD pada 10 November lalu. “Awalnya menyebutkan antara Cekal(pencegahan) HRS oleh otoritas Kerajaan Saudi Arabia (KSA) dengan eksistensi Negara RI terdapat “pertemuan”. Secara tersirat HRS diposisikn sebagai ancaman terhadap eksistensi Negara,” katanya.

Menurut Ramadhan, disini adanya kontradiktif. HRS tidak ada perkara hukum yang terkait dengan eksistensi Negara RI. “Penangkalan terhadap dirinya tidak mungkin dilakukan oleh Imigrasi dan Kepolisian RI,” katanya. Tetapi faktanya, HRS dicegah keluar dari Arab Saudi atas permintaan pihak tertentu dari Indonesia. “Atas dasar itulah otoritas KSA melarang HRS untuk meninggalkan Arab Saudi dengan alasan keamanan,” ujarnya.

Apa yang dialami oleh HRS, menurut Ramadhan, ada asumsi adanya keterhubungan antara “kepentingan politik” dan “intelijen Negara”. Adapun model interaksi intelijen negara mengarah kepada “Intelijen politik”. “Tipe intelijen politik diarahkan kepada lawan-lawan politik rezim yang berkuasa,” paparnya.

Menurut Ramadhan, dalam perspektif “politik kekuasaan”, terdapat dua model yang lazim diterapkan. Yakni, “perangkulam” dan ‘penggalangan”. Model ini, menurut Ramadhan, lazim dilakukan oleh intelijen Negara. “Apabila perangkulan atau penggalangan tidak berhasil, maka model lainnya adalah ‘penumbangan’ atau ‘pembatasan’. HRS tidak dapat dirangkul atau digalang. “Oleh karena itu harus ‘ditumbangkan’(dibatasi ruang geraknya),” ujarnya.

Hal tersebut, masih kata Ramadhan, bisa ditelusuri dari kasus penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok pada 2016. Pasca penodaan agama itu, menurut Ramadhan, berbagai tawaran disampaikan. Seperti sejumlah uang yang sangat fantastis berjumlah ‘satu trilyun’ dan lain-lain. “semuanya ditolak mentah-mentah oleh HRS,” kata Ramadhan. Oleh karena upaya perangkulan gagal, maka dilakukan ‘operasi senyap’ melalui ‘tangan-tangan gelap’ hingga terbitnya pencegahan terhadap HRS untuk keluar dari Saudi Arabia guna kembali ke tanah air. (HMJ)

Berita terkait

Habib Rizieq Kritik Kata Keadilan Sosial dan Mental Spiritual dalam RUU HIP, Ada Apa?

Indonesiainside.id, Jakarta -  Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS), menyoroti redaksi kalimat atau kata dalam Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila...

Habib Rizieq: RUU HIP Wajib Ditolak

Indonesiainside.id, Jakarta -  Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS), mengajak seluruh rakyat indonesia untuk menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Ia...

Pemerintah Persilakan Habib Rizieq Shihab Kembali ke Indonesia

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, mempersilahkan pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab, kembali ke Indonesia. Yasonna menyebut pemerintah tak...

Temui Habib Rizieq, Ini Pesannya kepada Anggota DPR RI

Indonesiainside.id, Jakarta - Dalam muhibahnya ke Makkah, anggota DPR Komisi VI, Andre Rosiade menyempatkan bertemu dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq...

Menkumham: Habib Rizieq Mungkin Dicekal Arab Saudi

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, mengklaim pemerintah Indonesia tidak pernah mencekal pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS), untuk kembali ke...

Habib Rizieq Tuding Pemerintah Buat Sinetron tentang Pencekalannya

Indonesiainside.id, Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, mengecam tindakan pemerintah. Pasalnya, dia menganggap penguasa di negeri ini sebagai penyebab...

Habib Rizieq: Saya Masih Dicekal

Indonesiainside.id, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, meminta maaf pada umat Islam yang hadir dalam Reuni 212 di kawasan...

FPI Ajak Waspadai PKI Gaya Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Front Pembela Islam (FPI), Sobri Lubis, menegaskan acara Reuni 212 adalah sebuah bentuk komitmen terhadap kecintsan kepada agama dan negara....

Berita terkini

Singapura Gelar Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19, PM Lee Hsien Loong Berikan Suaranya di TPS

Indonesiainside.id, Singapura - Di tengah suasana pandemi Covid-19, warga Singapura menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), Jum'at...
ads3 mekarsari

Pemerintah akan Lelang Surat Utang Negara dengan Target Rp40 Triliun

Indonesiainside.id, Jakarta– Pemerintah mengatakan Kementerian Keuangan akan menggelar  lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam...

Tarif Tes Cepat Jangan Bebani Lagi Masyarakat yang Sudah Susah akibat Pandemi Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta - Biaya tes cepat (rapid test) di berbagai rumah sakit di Tanah Air masih bervariasi. Namun, umumnya masyarakat mengeluhkan tingginya tarif tes...

Penemu Uang Setengah Miliar Mengaku Ikhlas Meski Tidak Diberi Sepeserpun oleh Pemiliknya

Indonesiainside.id, Bogor - Petugas kebersihan kereta rel listrik (KRL), Mujenih (30) adalah adalah sosok orang jujur yang makin langka di zaman ini. Ia menemukan...

Berita utama

Dianggap Menyesatkan, Media Asing Soroti Menteri Pertanian Indonesia atas Klaim Kalung Anti-Virus Corona

Indonesiainside.id, Jakarta – Ilmuwan Indonesia, Rabu (8/7), membantah klaim Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa kalung yang terbuat dari kayu putih dapat mencegah penularan...

Covid-19 Masih Melonjak, Hari Ini Ada 1.611 Kasus Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 terus melonjak dengan kenaikan signifikan. Per hari ini, masih di atas 1.000 kasus. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19,...

Innalillahi, Ditemukan Klaster Baru di Pusdikpom TNI AD Cimahi, 99 Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Cimahi - Wali Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat Ajay M Priyatna membenarkan ada klaster baru penyebaran COVID-19 di Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan...

Tegas, Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan karena Terbitkan KTP Buron Kakap Joko Tjandra

Indonesiainside.id, Jakarta - Lurah Grogol Selatan Asep Subahan dinonaktifkan karena menjalani pemeriksaan terkait penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama buronan 'kakap' Joko Tjandra. "Jadi...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here