Menpan-RB: Semua Lulusan IPDN Jadi Masalah, Ingin Gaji Rp28 Juta

Presiden Joko Widodo. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, mengaku sedang mematangkan rencana pemangkasan eselon dan reformasi birokrasi. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/11).

Dalam rapat itu, salah satu yang menjadi sorotan adalah lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Tjahjo menyebut semua lulusan IPDN berlomba mengejar Pemda DKI Jakarta sebagai tujuan kerja.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, hal itu dilakukan lulusan IPDN lantaran gaji Pemda DKI Jakarta lebih tinggi daripada daerah lain. Ia menyebut gaji perbulan bisa mencapai Rp28 juta.

”Lulusan IPDN juga semua jadi problem. Maunya alumni IPDN itu masuk DKI semua, karena DKI itu begitu lulus IPDN dapat gajinya Rp28 juta,” kata Tjahjo, Senin (18/11).

Ia mengatakan, hal itu berbeda dengan daerah lain yang tidak mencapai puluhan juta rupiah. “Maksimum Rp 5juta,” kata dia.

Tjahjo menyebut hal tersebut sebagai salah satu contoh kecil yang akan diseradikan dalam pemangkasan eselon. Hal itu untuk mempersingkat rentang komando.

Ia menyebut saat ini jenjant birokrasi sangat panjang dan rumit. “Nah ini yang Pak Presiden mau rampingkan,” ucapnya.

“Ada tantangan PAN-RB, karena pertanyaan Pak Presiden ke saya, sejauh mana reformasi birokrasi dengan cepat dilakukan. Jadi dalam waktu dekat, kita enggak pangkas birokrasi, tapi merampingkan,” lanjut Tjahjo. (EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here