Siap-Siap, Reuni Akbar 212 di Monas Dipastikan Berjalan Sesuai Rencana

Reuni 212 di Monas
Ilustrasi: Reuni Aksi 212 di Monumen Nasional (Monas) Jakarta. Foto: Twitter/fadlizon

Indonesiainside.id, Jakarta – Dalam beberapa pekan ke depan, Munajat dan Maulid Akbar Reuni Akbar 212 akan kembali digelar di area Monumen Nasional (Monas). Reuni Akbar ini jatuh setiap tanggal 2 Desember dengan menghadirkan jutaan massa dari berbagai penjuru Tanah Air.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) Ulama Yusuf Martak menyatakan, persiapan sudah rampung hampir 100 persen. Terutama terkait perizinan tempat dan acara.

“Masalah SC (steering committe), masalah OC (organizing committe) semuanya Insya Allah akan berjalan lancar dan perizinan semua sudah clear, Alhamdulillah,” kata Yusuf saat ditemui di kantor MUI, Jakarta, Selasa (19/11).

Pemberitahuan kepada aparat dan manajemen Monas juga sudah oke. Para peserta diharapkan siap-siap datang untuk merapatkan barisan kembali.

Ia bersyukur pada reuni tahun ini tidak ada hambatan termasuk soal perizinan. Berbeda dengan pelaksanaan Aksi 212 sebelumnya, sangat terasa dihalang-halanngi.

“Alhamdulillah doakan semua lancar Insya Allah,” ujarnya.

Hingga kini, Yusuf Martak menyatakan belum ada tamu istimewa yang diundang panitia pada Reuni Akbar mendatang. Tamu tersebut nantinya akan berada di panggung dan menyampaikan maklumat atau taushiyah.

“Ini tidak ada secara khusus kita mengundang. Karena ini bebas, siapa saja boleh datang. Ini reuni daripada yang sudah pernah terjadi 2016, 2017 dan 2018,” katanya.

GNPF Ulama bersama PA 212 dan sejumlah komponen keumatan terus mengumpulkan donasi umat untuk acara akbar tersebut. “Kita masih (menerima) sumbangan-sumbangan, masih puluhan juta Insya Allah,” kata Bendahara MUI ini.

Terpenting, kata dia, GNPF Ulama sebagai penggagas kegiatan ini tidak berutang untuk kegiatan Reuni Akbar 212. Ia optimistis umat akan tergerak untuk mendonasikan dananya demi kelancaran Reuni Akbar 212.

“Target (dana terkumpul) yang penting tidak ada tunggakan, nggak punya kewajiban yang tertunda dan semua bisa terealisasi. Insya Allah nanti Allah pasti kucurkan rizki buat kita semua, Insya Allah,” ucapnya. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here