Kapolri Paparkan Perkembangan Kasus Novel ke Komisi II DPR

Indonesiainside.id, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz memaparkan perkembangan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang terjadi pada April 2017.

“Kami juga berkoodinasi dengan pihak eksternal, seperti KPK, Kompolnas, Komnas HAM, Ombudsman, dan para pakar profesional, bahkan dengan kepolisian Australia (AFP),” kata Idham dalam Rapat Kerja Komisi III di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/11).

Menurut dia, dalam penanganan kasus Novel, Polri sudah bekerja secara maksimal melaksanakan langkah-langkah penyidikan. Tindakan yang telah dilaksanakan penyidik Polri, antara lain melakukan pemeriksaan terhadap 73 saksi, pemeriksaan 78 titik CCTV, dan berkoordinasi dengan AFP (Kepolisian Australia) untuk menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Selain itu, menurut dia, pemeriksaan daftar tamu hotel serta kontrakan dan kamar indekos sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa 114 toko kimia yang berada di radius 1 km dari TKP.

“Rekonstruksi wajah yang diduga pelaku, mengamankan tiga orang saksi yang dicurigai, dan memeriksa alibi dengan hasil tidak terbukti. Memublikasikan sketsa wajah dan mencari orang yang diduga pelaku membuka media hotline 24 jam dan menindaklanjuti informasi yang masuk,” ujarnya.

Selain itu, Polri membentuk Tim Pengawas Internal untuk melaksanakan audit terhadap penyidikan, berkooridinasi dan membuka ruang komunikasi dengan pihak eksternal, yaitu KPK, Komnas HAM, Kompolnas, dan Ombudsman.

Berdasarkan rekomendasi Komnas HAM, Polri telah membentuk tim pakar dan tim pencari fakta yang terdiri atas tujuh akademisi dengan disiplin ilmu dan keahlian yang berbeda untuk mendukung penyidikan.

“Selain itu, Polri telah membentuk tim teknis yang telah berkoordinasi dengan KBRI di Singapura untuk memeriksa riwayat kesehatan korban dan melakukan pendalaman dari sketsa pelaku dengan 282 data yang kami dapatkan dari Disdukcapil,” katanya.

Menurut dia, Polri akan terus melakukan pencarian terhadap pelaku dan akan memberikan akses seluas-luasnya dari KPK untuk melakukan verifikasi akses penyidikan yang dilakukan Polri.

Dalam RDP yang dipimpin langsung Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry, Kapolri Idham Aziz didampingi Wakapolri Komjen Pol. Ari Dono Sukmonto, Kabarhakam Komjen Pol. Firli, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Muhammad Iqbal, dan ada juga 34 kapolda. (Aza/Ant)

Berita terkait

“Botol Kosong” dalam Kasus Novel Baswedan Jadi Masalah Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Proses peradilan terkait kasus penyiraman dengan air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sedang berproses. Namun, ada saja...

Jaksa Agung Akan Evaluasi Tuntutan Kasus Novel Baswedan

Indonesiainside.id, Jakarta - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin menegaskan akan mengevaluasi tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) pada tersangka kasus penyiraman air keras penyidik Komisi...

Pakar: Kasus Novel Bernuansa Politis, Ada Kepentingan ‘Orang Kuat’

Indonesiainside.id, Jakarta -  Pakar Hukum Pidana, Bernard L. Tanya, melihat pertarungan politik dan hukumdalam kasus penyerangan air keras ke penyidik senior KPK, Novel Baswedan,...

Kapolri Idham Azis: Tak Ada Tempat di Indonesia untuk Aksi Premanisme

Indonesiainside.id, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Idham Azis menegaskan, negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme yang terjadi. Tidak ada...

Jaksa Tetap Tuntut Penyerang Novel Satu Tahun Penjara

Indonesiainside.id, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Utara tetap menuntut 1 tahun penjara terhadap Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis selaku...

Amnesty Internasional Minta Kasus Novel Diselidiki Ulang

Indonesiainside.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid, menilai kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan harus diselidiki ulang. Ini karena penyelidikan...

Pakar Hukum: Bukan #GaSengaja, Penyerang Novel Sengaja Siram Air Keras ke Novel

Indonesiainside.id, Jakarta - Akademisi hukum Universitas Indonesia, Ganjar Laksamana, membantah pendapat jaksa penuntut umum (JPU) terkait pertimbangan pelaku tidak sengaja menyiram air keras ke...

Novel: Saya Aparat, Penyerang Saya Harus Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Indonesiainside.id, Jakarta – Novel Baswedan tak menerima putusan jaksa penuntut umum yang menuntut penyerang air keras terhadap dirinya hanya dihukum satu tahun penjara. Kedua...

Berita terkini

MUI Terbitkan Fatwa Idul Adha, Jaga Jarak Harus Diutamakan

Indonesiainside.id, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mmelalui omisi Fatwa mengeluarkan Fatwa Nomor 36 Tahun 2020 tentang Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban...
ads3 mekarsari

Pengamat: Wacana Reshuffle Erat Kaitan dengan Relasi Kekuasaan

Indonesiainside.id, Jakarta - Wacana reshuffle Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap sejumlah menterinya hingga kini masih menimbulkan spekulasi, karena belum ditindak lanjuti oleh Jokowi. Pakar...

Antara Kasus Data Denny dan Unggahan Tuduhan Teroris, Pakar Hukum Pidana Minta Polisi Tidak Diskriminatif

Indonesiainside.id, Jakarta - Pakar Hukum Pidana, Abdul Fickar Hadjar, menekankan agar penyidik kepolisian, tidak bertindak diskriminatif terhadap aktivis medsos Denny Siregar (DS). Dalam penegakan...

Wikan Sakarinto: Agar Diserap Industri, Peningkatan Kompetensi Lulusan Harus Jadi Perhatian

Indonesiainside.id, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan saat ini sedang menyusun indikator kinerja utama (IKU) untuk mengevaluasi program "pernikahan massal" antara pendidikan...

Berita utama

Pengamat: Wacana Reshuffle Erat Kaitan dengan Relasi Kekuasaan

Indonesiainside.id, Jakarta - Wacana reshuffle Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap sejumlah menterinya hingga kini masih menimbulkan spekulasi, karena belum ditindak lanjuti oleh Jokowi. Pakar...

Antara Kasus Data Denny dan Unggahan Tuduhan Teroris, Pakar Hukum Pidana Minta Polisi Tidak Diskriminatif

Indonesiainside.id, Jakarta - Pakar Hukum Pidana, Abdul Fickar Hadjar, menekankan agar penyidik kepolisian, tidak bertindak diskriminatif terhadap aktivis medsos Denny Siregar (DS). Dalam penegakan...

Pedagang Pasar Cibubur yang Pulang Kampung ke Madiun Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Madiun - Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, bertambah dua menjadi 37 kasus setelah sekitar setengah bulan tanpa penambahan. Dua kasus...

Krisis Pelecehan Seksual di Mesir Berada pada Tingkat yang Mengkhawatirkan

Indonesiainside.id, Kairo –Kasus pelecehan seksual di Mesir kembali menjadi sorotan, menyusul berita tentang seorang pria berusia 22 tahun yang melecehkan lebih dari 100 mahasiswi,...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here