Presiden: Setop Beli Alutsista Berorientasi Proyek

joko widodo
Presiden Joko Widodo menyampaikan sikap tentang rencana pengesahan RKUHP di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019). Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengarahkan menterinya terkait pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista). Ia minta mengakhiri belanja anggaran pertahanan yang hanya berorientasi untuk proyek semata.

“Jangan lagi orientasinya adalah penyerapan anggaran. Mampu membelanjakan anggaran sebanyak-banyaknya, namun orientasinya sekadar proyek. Sudah, setop yang seperti itu,” kata presiden dalam sambutannya saat memimpin rapat terbatas bertopik “Kebijakan Pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista)” di Kantor Presiden, Jakarta pada Jumat (22/11).

Namun presiden tak menjelaskan, apakah pada kabinet periode lalu hal tersebut masih terjadi. Dia pun tak menjelaskan, pada siapa arahan itu ditujukan. Menurut presiden, orientasi belanja pengadaan alutsista harus kepada kemitraan strategis dalam meningkatkan kemandirian produksi dan daya saing bangsa.

“Ini agar kita memliki kemampuan untuk memproduksi alutsista yang tadi dikerjasamakan,” ujarnya. Jokowi menambahkan Indonesia sebagai negara yang terletak di lokasi yang strategis harus menjadi kekuatan yang baik dan disegani di kawasan Asia Timur.

Oleh karena itu, ujar Jokowi, bangsa Indonesia harus menguatkan pertahanan dengan alutsista yang modern. Selain itu, Indonesia juga harus mandiri dalam memproduksi alutsista tersebut.

“Dalam pengembangan industri alat utama sistem persenjataan dalam negeri mulai dari hulu sampai hilir, dengan melibatkan, baik BUMN maupun swasta. Ini supaya kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap impor alutsista dari luar negeri,” ucapnya. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here